Meski Ahok Kafir, Hadits Nabi: Do’a Orang Kafir yang Terdzolimi Itu Mustazab

"Takutlah terhadap doa orang yang terzholimi, kendati berasal dari orang kafir, sesungguhnya tidak ada antara dia dan Allah Ta’ala tabir penghalang.” (HR. Ahmad 2/367).
keadilan-terhadap-ahokTOPIKTREND.COM, Kasus Ahok memang tengah menjadi perhatian publik saat ini, Ahok diadukan kepolisi atas dugaan penistaan Agama, namun ada sebagian masyarakat yang meragukan tuntutan tersebut karena dianggap berkaitan dengan agenda politik menjelang Pilgub DKI Jakarta 2017.
Kecurigaan muncul karena kasus ini terkesan dibesar-besarkan dan adanya pemaksaan kehendak dari pihak-pihak tertentu yang memiliki kepentingan, bahkan dalam pidato presiden yang menanggapi demo 4 november 2016 menegaskan bahwa ada agenda-agenda tertentu yang dimainkan oleh elit-elit politik dalam demo tersebut, Presiden tidak asal berbicara karena beliau memiliki Inteligen yang selalu melaporkan kondisi-kondisi yang terjadi dalam negeri.
Maka dari itu saya berpendapat, jika seandainya ada agenda lain dalam kasus Ahok berarti Ahok telah diperlakukan secara tidak adil (di dzolimi).
 
Dalam sebuah Hadits, Rasul mengingatkan umat Islam.
"Takutlah terhadap doa orang yang terzholimi, kendati berasal dari orang kafir, sesungguhnya tidak ada antara dia dan Allah Ta’ala tabir penghalang.” (HR. Ahmad 2/367).
 
Ingat, kekalahan Umat Islam pada perang Uhud karena ada sebagian Pasukan Islam yang berbuat zalim dalam perang, Allah menghukum mereka dengan kekalahan.
 
Janganlah kebencianmu pada satu kaum membuatmu berlaku tidak adil karena Allah dan Rasul akan murka dengan ketidak adilan meski dia seorang Islam sekalipun.
 
Surah Al Maidah Ayat 8
 
Hai orang-orang yang beriman hendaklah kamu jadi orang-orang yang selalu menegakkan (kebenaran) karena Allah, menjadi saksi dengan adil. Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap sesuatu kaum, mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada takwa. Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. 
Rasul mengingatkan umat Islam untuk tidak berlebih-lebihan dalam beragama karena Allah SWT membenci orang-orang yang berlebih-lebihan atau melampaui batas.
Dalam hadits yang diriwayatkan oleh `Abdullah bin Abbâs Radhiyallahu anhu,
Rasul Bersabda “Wahai sekalian manusia, jauhilah sikap ghuluw (melampaui batas) dalam agama. Sesungguhnya perkara yang membinasakan umat sebelum kalian adalah sikap ghuluw mereka dalam agama.”[1]
Maka berhati-hatilah dengan sikap ghuluw, karena ghuluw bisa membuatmu bersikap dzalim baik terhadap dirimu sendiri juga kepada orang lain.