Aku Pemabuk, Tapi Aku di Kenal Tuhan

-  - “Aku Pemabuk, Tetapi Aku Dikenal Tuhan” --  - “Aku Pemabuk, Tetapi Aku Dikenal Tuhan” -

Nabi Musa pun heran, kenapa pemabuk itu justru gembira, padahal ia dijanjikan tempat yang paling buruk. Beliau bertanya kepada pemabuk itu, ada apa gerangan hingga segembira itu.

“Saya tidak peduli tempat mana yang telah Tuhan persiapkan bagiku. Aku senang karena Tuhan masih ingat kepadaku. Aku pendosa yang hina-dina. Aku dikenal Tuhan! Aku kira tidak seorang pun yang mengenalku,” jawab pemabuk itu dengan rasa bahagia yang terpancar di wajahnya.

“Aku pembuk, tetapi aku dikenal tuhan,” lanjutnya.

Namun setelah beberapa waktu, nasib keduanya pun berubah, justru orang yang saleh berada di neraka dan si pemabuk berada di surga. Nabi Musa yang takjub bertanya kepada Allah, demikian jawaban Allah:

“Orang yang pertama dengan segala amal salehnya tidak layak memperoleh anugerah-Ku karena anugerah tidak dapat dibeli dengan amal saleh. Orang kedua itu membuatKu senang karena ia senang dengan apapun yang Aku berikan kepadanya. Senangnya karena pemberian-Ku menyebabkan Aku senang kepadanya”

Sahabat topiktrend, bukan berarti seorang yang tidak taat beribadah bisa masuk surga. Namun, sikap bersyukurlah yang disukai oleh Allah. Selain itu sikap berpuas diri dan menganggap diri pantas menerima anugrah dari Allah justru dapat menjerumuskan kita kepada api neraka. Demikian dalam suatu cerita pasti terkandung hikmah bagi orang-orang yang mau berpikir. [INSPIRADATA.COM]

Sumber: http://ceritaislami.net/cerita-kisah-orang-saleh-dan-pria-pemabuk/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *