Air Mata dan Nyanyian Anak-Anak Suriah di Reruntuhan Perang Yang Menggetarkan Hati

TOPIKTREND.COM, “Ingatlah bahwa kaliaan lebih kuat daripada perang ini, dengan cara memiliki harapan dan imajinasi”

Kalimat ini saya cantumkan di cover depan buku “Salju di Aleppo”.

Ini kalimat yang dituliskan Pierre Le Corf di kartu-kartu yang menyertai bingkisan Natal yang dibagikannya untuk anak-anak Aleppo, baik di pengungsian, rumah sakit, maupun sekolah. Anak-anak, apapun agamanya, mendapatkan hadiah ini.

Bahkan yang membungkus dan menyiapkan hiasan pun ibu-ibu berjilbab.

Inilah kehidupan warga Suriah yang asli, penuh toleransi pada sesama, apapun agama dan mazhabnya.

Ketika Natal 2016 tiba, pohon Natal besar penuh lampu dipasang dan yang merayakannya tak hanya umat Kristiani, tetapi semuanya. Mereka tak hanya merayakan Natal, tapi bebasnya Aleppo timur setelah hampir 5 tahun dikuasai milisi bersenjata.

Terusirnya milisi bersenjata juga membawa arti penting bagi warga Aleppo barat karena selama ini milisi bersenjata yang bercokol di Aleppo timur hampir setiap hari mengirim mortar, bom bunuh diri, dan sniper.

TONTON VIDEO NYANYIAN ANAK-ANAK SURIAH DIATAS RERUNTUHAN BANGUNAN,

BUKA HALAMAN SELANJUTNYA:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *