Alasan Polisi Tak Tahan Nur Mahmudi di Kasus Korupsi

Posted on





Jakarta
Kendati telah ditetapkan sebagai tersangka di kasus dugaan korupsi, eks Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail dan Sekda Harry Prihanto tidak ditahan polisi. Mengapa?

Kapolresta Depok Kombes Didik Sugiarto mengatakan, penahanan adalah kewenangan penyidik. Di sisi lain, polisi juga belum memeriksa keduanya setelah penetapan tersangka tersebut.

“Saat ini kan masih penetapan (tersangka), kita belum adakan pemanggilan nanti pada saatnya penyidikan,” kata Didik kepada wartawan di Mapolresta Depok, Jalan Margonda Raya, Depok, Rabu (29/8/2018).

BACA JUGA:   BMKG Luncurkan 3 Sistem Pendeteksi Gempa hingga Kebakaran Hutan

Didik sendiri tidak memastikan kapan akan memeriksa keduanya sebagai tersangka dalam kasus itu. Saat ini, polisi masih fokus mengumpulkan bukti-bukti.
“Setelah pembuktian mencukupi, dirasa cukup, pasti polisi melakukan pemanggilan kepada keduanya. Semua prosedur nanti pasti kita lakukan,” imbuhnya.

Tapi, Didik memastikan akan segera memanggil Nur Mahmudi dan Prihanto dalam waktu dekat.

BACA JUGA:   Anggika Bolsterli Seksi Menawan dengan Dress HItam

“Nanti pada saatnya, kami akan melakukan pemanggilan pada saudara NMI dan HP untuk dilakukan pemeriksaan,” ucapnya.

Sementara Didik juga belum memberikan keterangan lebih lanjut terkait aliran dana. Dia juga belum mau membeberkan peran keduanya di kasus itu.

“Nanti kita akan jelaskan lebih lanjut, untuk sementara itu dulu yah,” tutupnya.

(mea/mea)


<!–

polong.create({
target: ‘thepolong’,
id: 57
})

BACA JUGA:   Mitos 'Nomor Genap Selalu Menang' Jelang Pilpres 2019

–>

Let’s block ads! (Why?)


Source: Alasan Polisi Tak Tahan Nur Mahmudi di Kasus Korupsi