Mengharukan, Potret Perjuangan Anak Penderita Mikrosefalus di Kampung Akuarium, Jakarta Utara

Posted on

TOPIKTREND, Kampung Akuarium, Jakarta menjadi saksi bisu dari perjuangan Sulastri dan Dedek yang membesarkan anaknya Muhammad Fahri. Mereka merupakan pasangan suami istri yang mempunyai anak penderita Mikrosefalus.

Penyakit tersebut membuat perkembangan otak Fahri melambat dengan ukurang kepalanya kecil dari normal.

Pasangan suami tersebut tinggal di kampung Akuarium selama bertahun-tahun.

Perjuangan Anak Penderita Mikrosefalus

Muhammad Fahri, anak usia 9 tahun yang digendong oleh ibunya di kampung Akuarium. Ia merupakan anak penderita penyakit gangguan perkembangan otah sejak lahir. Keluarga Fahri tinggal dipemukiman yang kumuh Jakarta berhenti membawa Fahri ke rumah sakit untuk berobat dengan BPJS. Setelah diberitahu bahwa penyakit Fahri sulit untuk disembuhkan.

BACA JUGA:   Diduga Perkosa Mama Muda, Brigadir BFS Tunjukan Pistol

Sulastri dan keluarganya merupakan korban penggusuran di Kampung pada tahun 2016 silam. Mereka kembali ke kampung tersebut karena tidak sanggup membayar kontrakan. Sulastri tidak ada pilihan lain selain hidup di tempat kecil tersebut. Penghasilan suaminya yang rata-rata hanya 2-2,5 juta per bulan. Setiap dua kali dalam satu bulan ia harus memeriksakan kesehatan Fahri ke rumah sakit.

BACA JUGA:   Tok! PT Abu Tours Divonis Pailit

Sulastri dengan sabar dan kasih sayang merawat Fahri yang divonis dokter tidak dapat sembuh lagi. Di rumahnya yang hanya berdinding triplek dan beratap seng ia menidurkan Fahri diayunan. Ia hanya menempati ruang yang berukuran 3×3 meter dengan empat anak dan suaminya yang bekerja sebagai pengemudi bajaj tersebut. Tak terlihat wajah yang muram, ia sembari tersenyum dengan kondisi apapun.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *