Bebas Murni, Pollycarpus: Saya Senang, Tak Ada Beban Lagi

Posted on




Bandung
Terpidana kasus pembunuhan aktivis HAM Munir, Pollycarpus Budihari Prijanto bebas murni. Eks pilot Garuda Indonesia itu mengaku tak punya beban lagi.

“Yah senang sekali, sudah enggak ada beban lagi. Ganjelan yah sudah enggak ada lah,” kata Pollycarpus usai mendatangi Balai Pemasyarakatan (Bapas) Bandung, Jalan Ibrahim Adjie, Kota Bandung, Rabu (29/8/2018). Polly ditemani istri datang ke Bapas Bandung sekitar pukul 08.40 WIB.

Polly mendatangi Bapas Bandung untuk mengambil surat bebas murni yang dikeluarkan Bapas. Dengan status bebas murni ini, sambung dia, Polly tak perlu melapor lagi ke Bapas Bandung.

BACA JUGA:   Akhirnya! Habib Usman Mengaku Sudah Nikahi Kartika Putri

“Kalau dulu kita sering kontek berada di mana, mau keluar kota juga kita mesti lapor. Kemarin (saat bebas bersyarat) kalau dihitung sampai 30 kali lapor,” tuturnya.

Memakai kemeja hitam, Pollycarpus langsung masuk ke dalam Bapas dan diterima petugas Bapas. Dia langsung mengisi buku tamu di dekat pintu masuk.

Disinggung soal apakah merasa dikorbankan atas kasus pembunuhan terhadap Munir, Polly enggan bercerita lagi lebih jauh. Dia memilih untuk melupakan dan menjalani hidup kembali usai bebas.

“Yah itu sih dari dulu sudah mau diapain lagi sudah lupain aja. Kita sudah jalani. Saya juga bingung ya, jadi ya ini jalan hidup yang saya sudah jalani ya sudah,” katanya.

BACA JUGA:   Masih Ada Sel Mewah di Sukamiskin, PSI Minta Dirjen PAS Mundur

Namun saat disinggung kesiapan apabila kasus itu kembali diangkat, Polly mengaku siap apabila dijadikan saksi.

“Siap,” ucap Polly.

Terpidana kasus pembunuhan aktivis HAM Munir, Pollycarpus Budihari Prijanto, bebas murni hari ini. Mantan pilot Garuda Indonesia itu bebas murni setelah mengakhiri masa bimbingan pembebasan bersyarat.

“Iya bebas mengakhiri masa bimbingan pembebasan bersyarat,” ujar Kabag Humas Ditjen PAS, Ade Kusmanto saat dihubungi, Rabu (29/8/2018).

Ade menjelaskan perihal masa hukuman Pollycarpus. Pollycarpus menjalani masa bimbingan pembebasan bersyarat terhitung per akhir November 2014

BACA JUGA:   Carmen Rowena Tetap Bangga Kepada Stefano Lilipaly Meski Timnas Indonesia Tersisih

“Pembebasan bersyarat 29 November 2014, akhir masa bimbingan pembebasan bersyarat 29 Agustus 2018,” ucap Ade.

(bbn/rvk)


<!–

polong.create({
target: ‘thepolong’,
id: 57
})

–>

Let’s block ads! (Why?)


Source: Bebas Murni, Pollycarpus: Saya Senang, Tak Ada Beban Lagi