Di Tuduh Mencuri, Relawan Palu Terpaksa Angkat Kaki

Posted on

TOPIKTREND.COM, Insiden keributan terjadi di lokasi tenda barak relawan yang menempati lahan kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) di Jalan Prof Mohamad Yamin, Lolu Selatan, Kota Palu. Adu mulut itu pun tak terhindarkan hingga berujung pada pengusiran.

Kepala Bappeda Provinsi Sulteng, Patta Tope berdiri di depan pintu kantornya terlihat marah. Ia mengusir semua relawan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dari berbagai daerah di Indonesia yang bermarkas di pelataran kantornya.

BACA JUGA:   BNPB: Tak Ada Kerusakan Akibat Gempa 5,4 SR di Denpasar

“Saya berusaha melerai perselisihan dan amarah relawan BPBD seluruh Indonesia yang dituduh mencuri sebuah laptop,” ungkap koordinator relawan BPBD Kota Tangsel, Essa Nugraha kepada kabar6.com, Selasa (9/10/2018) petang.

Dijelaskan, padahal menurut pengakuan satpam penjaga gedung Bappeda, gedung itu dijarah oleh massa warga. Saat itu satpamnya kabur bersama istrinya naik motor. Posko BPBD juga belum berdiri pada saat terjadinya penjarahan.

BACA JUGA:   Prabowo-Sandi Ambil Nomor Urut Bareng Pimpinan Partai Koalisi

“Akhirnya Kepala Bappeda Provinsi Sulteng meminta seluruh puluhan tenda-tenda pengungsian maupun logistik dan relawan untuk segera dibongkar atau dipindahkan,” terang Essa.**

Pengusiran para relawan itu menuai reaksi. Relawan melakukan perlawanan hingga rekaman video youtube berdurasi 7 menit 44 detik viral di dunia maya.(yud)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *