Gerindra Jelaskan Maksud Pakta Integritas Prabowo-Ijtimak Ulama

Posted on

Jakarta
Partai Gerindra menjelaskan maksud dari pakta integritas yang ditandatangani sang ketum, Prabowo Subianto dengan Ijtimak Ulama. Salah satu yang dijelaskan terkait poin yang meminta jaminan soal kepulangan Habib Rizieq Syihab.

“Itu kan bisa dipakai dengan berbagai cara,” kata Waketum Gerindra Sufmi Dasco Ahmad kepada detikcom, Minggu (16/9/2018).

Dasco menjelaskan pemulangan Habib Rizieq tetap berlandaskan ketentuan hukum yang berlaku. Namun, proses hukum yang dihadapi Habib Rizieq dijamin akan berlangsung seadil-adilnya.

“Pertama kalau memang dirasakan itu tidak ada pelanggaran hukum, kemungkinan itu pemulangan dilakukan dengan proses hukum yang adil. Pulang itu dalam rangka menjalani proses hukum yang adil, sehingga dengan proses hukum yang adil itu tentu hak-hak yang bersangkutan terjamin kembali. Kan kalau sekarang jangankan hak-hak yang lain, untuk pulang dengan proses hukum yang adil saja ada semacam keraguan,” sebut dia.

BACA JUGA:   Mulai Syuting MV, EXO Siap Comeback!
Waketum Gerindra Sufmi Dasco AhmadWaketum Gerindra Sufmi Dasco Ahmad (Foto: Lukita/detikcom)

Anggota Komisi III DPR itu kemudian menjelaskan kemungkinan kedua jika nantinya Prabowo terpilih sebagai presiden. Dasco menyebut sebelum Habib Rizieq pulang Kapolri melakukan gelar perkara.

“Atau kemudian nanti kita cek dulu apakah memang nanti Kapolri baru gelar perkara. Kalau memang nanti memenuhi persyaratan untuk tidak diproses lebih lanjut tentunya perkara itu kan tidak diteruskan, artinya Habib Rizieq bisa pulang dengan tenang. Jadi ada dua. Bisa dengan proses hukum yang adil atau dilakukan semacam gelar perkara,” jelas Dasco.

Dasco menegaskan poin soal pemulangan Habib Rizieq bukan menjadi satu-satunya perhatian. Menurut dia, poin-poin lainnya juga penting untuk dijalankan.

“Kalau yang lain itu malah lebih penting dari poin 16. Poin 16 itu hanya meminta keadilan proses hukum supaya semua rakyat Indonesia memiliki kedudukan yang sama dalam hukum. Orang kan selama ini menganggap ada kriminalisasi. Sekarang gimana mau membuktikan proses kriminalisasi apa nggak, tapi prosesnya diragukan sebagian besar orang,” tegasnya.

BACA JUGA:   Hii...! Penampilan The Sacred Riana Bikin Merinding di America's Got Talent

Sementara itu, Ketua DPP Gerindra Habiburokhman menyebut, meski tanpa pakta integritas GNPF Ulama, Prabowo akan menjamin kepulangan Habib Rizieq ke Indonesia. Andai Prabowo terpilih sebagai presiden 2019, Habiburokhman mengatakan dirinya bakal langsung bertolak ke Mekah untuk menjemput Habib Rizieq.

Bakal capres Prabowo Subianto meneken pakta integritas yang disodorkan oleh GNPF Ulama saat Ijtimak Ulama II di Hotel Grand Cempaka, Jakarta Pusat, Minggu (16/9).

Ada 17 poin yang disodorkan, salah satunya tentang kepulangan Habib Rizieq Syihab. Poin tentang Habib Rizieq itu tercantum di nomor 16. Bunyinya adalah sebagai berikut:

Siap menggunakan hak konstitusional dan atributif yang melekat pada jabatan Presiden untuk melakukan proses rehabilitasi, menjamin kepulangan, serta memulihkan hak-hak Habib Rizieq Shihab sebagai warga negara Indonesia, serta memberikan keadilan kepada para ulama, aktivis 411, 212 dan 313 yang pernah/sedang menjalani proses kriminalisasi melalui tuduhan tindakan makar yang pernah tersangkakan. Penegakan keadilan juga perlu dilakukan terhadap tokoh-tokoh yang mengalami penzaliman.

Saksikan juga video ’17 Poin Pakta Integritas Prabowo-Ijtima Ulama II’:

BACA JUGA:   Seru! Jokowi Goyang Dayung Bersama Super Junior di Korsel

[Gambas:Video 20detik]

(tsa/haf)


<!–

polong.create({
target: ‘thepolong’,
id: 57
})

–>

Let’s block ads! (Why?)


Source: Gerindra Jelaskan Maksud Pakta Integritas Prabowo-Ijtimak Ulama