KPK Bentuk Tim Khusus Tangani Kasus Century

Posted on





Jakarta

KPK menegaskan penanganan kasus skandal Bank Century masih berlanjut. Saat ini ada tim khusus yang sudah dibentuk.

“Penanganan kasus masih dilakukan. Timnya masih bekerja. Tim khususnya sudah dibentuk untuk kasus Bank Century ini,” kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah di gedung KPK, Jalan Kuningan Persadan, Jakarta Selatan, Rabu (19/9/2018).

Namun, Febri tak menjelaskan apa saja yang bakal dilakukan tim khusus tersebut. Dia mengatakan KPK masih mengidentifikasi peran-peran sejumlah pihak yang diduga terkait dalam kasus ini.

“Untuk data-data terkait misal unsur melawan hukum itu sudah dibuktikan di persidangan. Tinggal kami harus memilah perbuatan dari masing-masing orang. Karena ada sejumlah pihak yang diduga bersama-sama. Perbuatan masing-masing harus diidentifikasi lebih clear untuk melihat pertanggungjawaban pidana mereka nanti sejauh mana,” ujarnya.

BACA JUGA:   Ma'ruf-Mahfud Pelukan, PDIP: Mereka Tak Berkonflik Personal

Sebelumnya, hakim praperadilan dalam amar putusannya menerima sebagian permohonan gugatan MAKI pada Senin (9/4). Hakim praperadilan memerintahkan KPK menetapkan tersangka baru, yakni sejumlah nama eks pejabat Bank Indonesia, termasuk Boediono.

Soal praperadilan kasus Century di PN Jaksel tersebut, eks Gubernur BI Boediono menyerahkan penanganan kasus Bank Century kepada KPK. Boediono juga bicara soal andil mengelola perekonomian Indonesia saat menghadapi krisis global pada 2008.

“Kalau mengenai aspek hukum, saya menyerahkan semuanya kepada penegak hukum dan saya sepenuhnya percaya pada kearifan beliau-beliau ini,” kata Boediono setelah mengisi orasi ilmiah di Auditorium Juwono Sudarsono FISIP UI, Depok, Jumat (13/4).

BACA JUGA:   Ini Kata Lurah Soal Konflik Tetangga Berujung Pak RW Dipenjara

“Dalam kehidupan seseorang, sangat jarang untuk dapat kesempatan memberikan sesuatu yang berarti kepada bangsa dan kesempatan ini,” sambungnya.

Sementara itu, Budi Mulya di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi dihukum 10 tahun penjara karena terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi dalam proses pemberian FPJP dan penentuan Bank Century sebagai bank gagal berdampak sistemik.

Majelis hakim menilai perbuatan Budi Mulya dan sejumlah orang lainnya telah merugikan keuangan negara Rp 689,894 miliar dalam pemberian FPJP dan penyertaan modal sementara (PMS) dua tahap, yakni Rp 6,7 triliun dan Rp 1,250 triliun, sehingga total dana yang digelontorkan untuk penyelamatan Century mencapai Rp 8,012 triliun.

Sedangkan di tingkat kasasi, Budi Mulya diperberat hukumannya menjadi 15 tahun penjara oleh Mahkamah Agung.

BACA JUGA:   Tambah Kecerdasan Otak Anak dengan Beberapa Jenis Makanan Ini

(haf/fdn)


<!–

polong.create({
target: ‘thepolong’,
id: 57
})

–>

Let’s block ads! (Why?)


Source: KPK Bentuk Tim Khusus Tangani Kasus Century