Menistakan Agama, Rasul Selalu Memaafkan Abu Lahab dan Abu Jahal

Posted on

TOPIKTREND.COM, Akhir-akhir ini bangsa indonesia diributkan oleh pemberitaan media mengenai demo Ahok 4 november, aksi masa ini dipicu oleh pernyataan Ahok yang dianggap oleh sebagian kaum muslimin sebagai penistaan terhadap Agama dan Al Qur’an, hal ini menimbulkan pro kontra diantara para ulama dan umat islam seluruhnya, ada yang menyatakan Ahok tidak bersalah dan ada sebagian umat islam yang menyatakan Ahok bersalah.

Namun ada pesan dari saya sebagai admin, saya bukan seorang ulama, saya hanya mengetahui sedikit saja tentang sejarah-sejarah perjuangan Islam, dan mendapati beberapa akhlak islam dalam menghadapi penista agama, saya miris melihat tingkah sebagian umat islam sekarang yang mempertontonkan tindakan-tindakan yang kurang elok dilihat, mereka berdalih membela Agama Islam, padahal masih banyak cara lain menyelesaikan masalah semacam ini.

BACA JUGA:   Kejutan! Fall Out Boy Tiba-tiba Rilis Mini Album

abu-lahab-penista-agamaMembela Agama adalah kewajiban bagi umat islam dimanapun ia berada, siapa sih yang tidak tersinggung jika agamanya dilecehkan? semua pasti akan tersinggung dan marah, tapi membela disini tidak harus bersikap garang, emosi dengan amarah yang meluap-luap, takutnya malah kerasukan setan hingga suara kebenaran yang kita suarakan hanya akan membuat orang lain risih mendengarnya.

Belajarlah dari akhlak rasul ketika menghadapi kafir Qurais yang selalu menghina, menzolimi beliau serta agama islam, Tahukah anda rasul tidak serta merta membalas hinaan itu dengan hinaan pula, membalas hujatan dengan hujatan pula, apalagi dengan cara melakukan kekerasan.

BACA JUGA:   Tak Cuma Bikin Lagu, Paul Ngaku Lebih Intim dengan John Lennon

Rasul selalu saja merangkul siapa saja yang menghina beliau dan islam, bahkan saat diludahi, rasul tidak mengerahkan pasukannya untuk menghabisi orang yang meludahinya tersebut, malah mendatangi rumah sang peludah untuk menjenguknya sedang sakit.

Tidak hanya itu, masih banyak sejarah lain yang menceritakan akhlak rasul yang tidak pendendam dan tidak pemarah, beliau adalah pribadi yang mulia dan bijaksana, setiap masalah beliau selalu menyelesaikannya dengan cara yang bijak, bukan dengan cara yang gegabah.

Saya menyarankan kita semua membuka kembali sejarah kemuliaan rasul menghadapi mereka yang menistakan Agama? jangankan Ahok yang sekarang ini sudah minta maaf, dulu penista agama islam tidak pernah meminta maaf tapi beliau selalu memaafkan mereka.

BACA JUGA:   Ini Alasan Hodgepodge Superfest 2018 Boyong The Libertines ke Jakarta

Anda pasti telah banyak mendengar kisah Abu Jahal dan Abu Lahab yang selalu menjahili rasul tapi rasul tidak langsung membalas mereka, padahal hanya dengan sekali komando rasul bisa mengerahkan pasukannya untuk menghabisi kedua penista agama tersebut, tapi rasulullah tidak melakukannya, rasul selalu menunggu keduanya bertobat.

Bagaimana menurut anda?

7 thoughts on “Menistakan Agama, Rasul Selalu Memaafkan Abu Lahab dan Abu Jahal

    1. Bapak ini bgm sdh dijelaskan dg sejelas2nya contoh sikap rasul kita, ga nyimak kayaknya. cape deh! mmg orang yg begini nih yg jelekin islam apa2 emosi di kedepanin

  1. Rasul mungkin memaafkan, tapi al quran melaknak abu lahab, dan rasul pun tetap memerangi para penentangnya dengan menaklukkan kota mekkah… Jadi tidak ada yang namanya memaafkan itu di biarkan begitu saja.. tetap di perangi jika terus mengganggunya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *