Pemotor Korban Tabrak Lari di Mangga Besar Tak Lapor Polisi

Posted on





Jakarta
Pemotor yang jadi korban tabrak lari di Hayam Wuruk, Jakarta Selatan, tak membuat laporan ke Polsek Tamansari. Polisi pun hanya menyelidiki kasus perusakan mobil dan penemuan alat isap sabu di dalam mobil tersebut.

“Dua pemotor yang ditabrak, baik di Mangga Besar 7, maupun di Tamansari 10, tidak membuat laporan. Jadi hanya yang perusakan dan ditemukan bong sabu,” ucap Kapolsek Tamansari, AKBP Ruli Indra, saat dihubungi, Jumat (1/8/2018).

BACA JUGA:   BNN: Bandar Narkoba Gunakan Anak-anak karena Hukuman Ringan

Sampai saat ini, polisi masih memeriksa Franky, sopir mobil yang kabur usai menabrak kedua pemotor tersebut. Polsek Tamansari saat ini fokus pada kasus narkoba Franky yang urinenya dinyatakan positif mengandung narkoba.

“Kita masih melakukan pemeriksaan. Statusnya belum ada yang jadi tersangka,” ucap Ruli.
Sementara soal kasus perusakan mobil Franky, polisi masih melakukan pendalaman kasus. Selain Franky, polisi telah memeriksa tiga orang lainnya yakni dua orang dari pihak massa dan seorang korban yang ditabrak di Tamansari 10.

BACA JUGA:   Mendagri ke KPK Konsultasi soal 41 Anggota DPRD Malang Tersangka

Peristiwa ini terjadi di daerah Hayam Wuruk, Kecamatan Tamansari, Jakbar, Kamis (30/8) sekitar pukul 13.00 WIB. Setelah menabrak pemotor, Franky berusaha kabur namun terjebak bus TransJakarta. Saat itu Franky menabrakkan mobilnya ke separator busway untuk kabur lagi.

Namun mobil Franky malah tersangkut di separator. Massa pun semakin emosi dan memukul mobil Franky dari berbagai sisi. Franky yang sempat keluar dari mobil pun sempat dipukuli massa. Saat polisi datang, Franky langsung dibawa ke Polsek Tamansari.

(aik/jbr)

BACA JUGA:   Billy Davidson Niat Nikahi Patricia Devina Tahun 2020


<!–

polong.create({
target: ‘thepolong’,
id: 57
})

–>

Let’s block ads! (Why?)


Source: Pemotor Korban Tabrak Lari di Mangga Besar Tak Lapor Polisi