Penjelasan BPAD DKI soal Tanah yang Buat Kadis SDA Jadi Tersangka

Posted on





Jakarta
Kepala Dinas Sumber Daya Air Teguh Hendrawan menjadi tersangka perusakan lahan warga di Rawa Rorotan, Cakung, Jakarta Timur. Badan Pengelolaan Aset Daerah (BPAD) DKI Jakarta menjelaskan asal-usul tanah yang saat ini telah menjadi waduk tersebut.

“Awalnya provinsi Jawa Barat ada pemekaran. Itu di tahunnya kalau nggak salah tahun 1974 gitu ya tentang perubahan batas wilayah DKI Jakarta. Itu menyatakan bahwa dulu namanya Desa Gapura,” kata BPAD Achmad Firdaus saat dihubungi, Kamis (30/8/2018).

BACA JUGA:   Pastur yang Disebut Lecehkan Ariana Grande Minta Maaf

Firdaus mengatakan lahan yang saat ini menjadi waduk dan ruang terbuka hijau luasnya 25 hektare. Aset tersebut telah terinventarisir di Dinas Sumber Daya Air sejak 1996.

“Aset merupakan situ yang dikelompokkan oleh Dinas Pekerjaan Umum saat itu. Sekarang Dinas Sumber Daya Air,” ucapnya.
Firdaus mengatakan lahan tersebut sudah sering digugat warga. Beberapa waktu lalu gugatan warga pernah dimenangkan melalui keputusan Mahkamah Agung (MA).

BACA JUGA:   Ada Nama Ahok dan Partai Kafir di Soal UAS

“Iya kita akan sertifikatkan karena sudah ada inkrah dari MA kalau nggak salah udah ada putusan. Karena pernah disidangkan dan sudah ada keputusannya itu milik Pemda DKI,” ujarnya.

Teguh menjadi tersangka karena disangka merusak lahan milik warga. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan Teguh dipanggil untuk pemeriksaan pada Selasa (28/8) tapi tidak hadir. Teguh ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Direktorat Reskrimum Polda Metro Jaya.

(fdu/jbr)

BACA JUGA:   Ya ampun Kuku dan Ruas Jari Balita Ini Harus Dipotong, hanya Gara-gara mainan.


<!–

polong.create({
target: ‘thepolong’,
id: 57
})

–>

Let’s block ads! (Why?)


Source: Penjelasan BPAD DKI soal Tanah yang Buat Kadis SDA Jadi Tersangka