Semburan Lumpur Diyakini Obati Stroke, Amaq Gelar Ruwatan

Posted on




Mataram
Semburan lumpur disertai tanah lembek di lokasi sawah membuat geger warga Lombok. Pemilik sawah, Amaq Ida akan menggelar ruwatan untuk menghormati leluhur.

“Malam Rabu saya tidur di samping lubang ini. Sebelumnya saya bakar kemenyan. Di dalam mimpi saya didatangi roh halus, saya diminta mengadakan acara roah (roh-red),” kata Amaq Ida kepada detikcom di lokasi, Jumat (31/8/2018).

Awalnya Amaq pusing biaya menggelar ruwatan. Tapi siapa nyana, orang berbondong-bondong datang sehingga ia bisa mendapatkan uang parkir Rp 300 ribu/hari. Dari uang itu, ia akan gunakan untuk menggelar ruwatan.

BACA JUGA:   Napi Lapas Tewas Dengan Luka Lebam, Polisi: Ada Tanda Penganiayaan


Sebab, ia mengaku mendapat wangsit dari roh halus yang telah mendatangkan lumpur tersebut ke tengah sawah miliknya.

“Tapi dari mana saya akan dapat uang untuk buat acara? Makanya sumbangan dan uang parkir yang terkumpul itu nantinya yang akan saya pakai buat biayanya,” cerita Amaq.

Namun, warga sekitar tidak menelan mentah-mentah pengakuan Amaq. Ada warga yang menilai cerita Amaq Ida sengaja dibuat-buat.

BACA JUGA:   Tidak Disarankan Cuci Daging Hewan Kurban dan Buang Sisa Kotoran dari Proses Pemyembelihan ke Sungai

“Cerita orang aneh. Cari kesempatan dalam kesempitan,” ungkap seorang warga, Rohani (30).

Sebagaimana diketahui, semburan lumpur dan tanah lembek itu ditemukan di Dusun Bareng Ampan, Desa Terowai, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah pada Senin (28/8). Warga penasaran dan mulai berdatangan.

“Ada warga kemarin yang datang ke sini, dia minta sekepal lumpur ini. Besoknya dia datang lagi dan bercerita kalau lumpur ini bisa mengurangi penyakit stroke ringan yang sudah lama dideritanya,” tutur Amaq Ida.

(asp/asp)

BACA JUGA:   Wulan Guritno dan Putrinya Shaloom Adu Kecantikkan, Lihat 5 Gaya Ibu dan Anak Ini yang Kece Abis


<!–

polong.create({
target: ‘thepolong’,
id: 57
})

–>

Let’s block ads! (Why?)


Source: Semburan Lumpur Diyakini Obati Stroke, Amaq Gelar Ruwatan