Ahli Roket Andalan Hitler Ini Justru Menjadi Bapak Antariksa Amerika

242 views

Pada 1 November 1932 itu, von Braun menandatangani kontrak untuk pengembangan roket sebagai senjata militer. Dari militer pula von Braun kemudian diberi tempat di Peenemunde untuk meneruskan risetnya dari roket A-1, A-2, A-3  hingga kemudian menjadi A-4 atau dikenal sebagai peluru kendali V-2.

Pengembangan roket ini sebenarnya dinilai berhasil. Namun persaingan dalam elite politik, terutama di antara orang-orang terdekat Hitler membuat von Braun mengalami hal yang mengerikan. Ia ditangkap oleh pasukan SS pada Maret 1944 dengan tuduhan hendak melarikan diri ke pihak Sekutu dengan membawa pesawat rahasia.

Pimpinan SS Heindrich Himmler sebelumnya mengajak von Braun untuk bekerja pada SS dan meninggalkan risetnya.  Untung kejadian itu didengar oleh Menteri Peralatan Perang dan Mesiu Albert Speer yang segera melaporkannya pada Hitler. Von Braun pun dibebaskan.

Riset rudalnya terus berjalan dan sukses membuat gentar pasukan Sekutu saat rudal dilluncurkan ke Paris, London, Antwerpen, dan beberapa kota lain.  Peenemunde pun kemudian menjadi incaran Angkatan Udara Inggris (RAF) untuk dihancurkan. Pada akhirnya, kemenangan memang memihak pada Sekutu.

Pada April 1945, von Braun yang sudah pindah ke Thuringia dan kemudian ke Oberjoch, Austria, secara tak sengaja ditangkap oleh Divisi Infantry ke-44 AS. Saat diinterogasi awal di Austria, oleh intelijen Sekutu sebenarnya von Braun dimasukkan dalam kategori “berisiko bagi keamanan”.

Dia tercatat sebagai anggota dan pemegang jabatan khusus di berbagai organisasi Nazi. Namun pada Februari 1948, catatan hitam pada von Braun diputihkan dan ia direkrut dalam proyek antariksa NASA (1950-1970).

Von Braun bahkan menjelma menjadi ‘’bapak antariksa’’ dan  ilmuwan antariksa paling diperhitungkan di AS. Ia juga pernah menjadi salah satu staf Walt Disney untuk film-film bertema masa depan (futuristik).

Von Braun juga pernah menjadi direktur NASA Marshall Space Flight Center dan kepala arsitek kendaraan peluncur Saturnus V, superbooster yang akan mendorong eksplorasi Amerika ke Bulan. (INTISARI.GRID.ID)