Dewi Perssik Buka Suara Soal Makian Kasar ke Petugas Transjakarta

Posted on

TOPIKTREND.COM-  Dewi Persik kembali buka suara terkait upaya melintasi jalur busway yang berujung pada keributan dengan petugas. Insiden ini terjadi di Portal Pejaten arah Ragunan, Jumat (24/11/2017) pukul 19.10 WIB. Saat itu, lalu lintas memang tengah padat.

Dalam kronologi yang resmi dikeluarkan Humas Transjakarta, Wibowo, dikatakan bahwa pengemudi, yang diketahui adalah suami Dewi, Angga Wijaya, melempar umpatan kepada petugas portal.

Foto Liputan6.com

 

Ya, gua tahulah, lo tau gua siapa? Lo jangan maen-maen sama gua, nanti lo berurusan sama yang ngawal gua, karena gua sering lewat sini dan baru lu yang berani sama gua, lo tuh petugas macam apa,” ucap Angga Wijaya seperti dikatakan oleh pihak Transjakarta.

BACA JUGA:   Kata Timses Jokowi soal Debat Pakai Bahasa Inggris dan Bicara Sejam

PALING HEBOH HARI INI

BACA JUGA:   Kritik Penghadangan Deklarasi Ganti Presiden, Jari ‎98 Minta Fadli Zon Baca Undang-undang Polri

Melihat emosi Angga Wijaya semakin memuncak, masih berdasarkan keterangan pihak Humas Transjakarta, petugas meminta untuk tenang, tapi diabaikan. Angga malah membalasnya dengan makian. Sapaan kasar dengan nama-nama hewan meluncur begitu saja dari mulutnya.

Dalam Instagramnya, Dewi Perssik memberi klarifikasi. Yang mengucapkan kalimat kasar bukanlah suaminya, melainkan petugas patroli yang sedang bertugas di tempat kejadian. “Satu hal lagi ingat… suara yg manggil monyet itu yg ada divideo… itu suara dr penjaga gerbang busway,” jelas pelantun “Mimpi Manis” itu, Senin (27/11/2017).

Sepertinya, Dewi Perssik akan meminta bantuan hukum untuk membuktikan semua ini. “Walau tdk terliat mukanya dan itu bs dibuktikan lewat lab scr hukum. Otomatis yg punya video utuh dia sipetugas portal yg jaga hari jumat jam 19.30wib di dpn mall pejaten village,” ia melanjutkan.

BACA JUGA:   Inilah Sisi Lain Jonatan Christie, Ternyata Tak Cuma Jago Bulutangkis

(LIPUTAN6.COM)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *