Hanya 3 Karyawan Setya Novanto Kelola 14 Perusahaan

Posted on

TOPIKTREND.COM, Ada yang baru dari hasil kesaksian Direktur Utama PT Murakabi Sejahtera Deniarto Suhartono di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (6/11).

Deniarto sendiri bersaksi untuk kasus korupsi pengadaan KTP elektronik (e-KTP).

Dalam kesaksiaannya itu, ia menyebut-nyebut kantor Seya Novanto di lantai 27 Menara Imperium, Kuninga, Jakarta Selatan.

Di kantor itu terdapat 14 perusahaan, padahal kantor tersebut hanya diisi oleh tiga pegawai.

Selain di PT Murakabi, Deniarto juga menjabat komisaris PT Mondialindo Graha Perdana. Nah, dua perusahaan itu terletak di kantor milik Setnov, dan menjadi bagian dari 14 perusahaan tersebut.

BACA JUGA:   Sosok Mirip Ammar Zoni Jalan-jalan di Mall Sambil Gandeng Wanita Cantik

“Sebetulnya waktu itu setiap ada proyek terus kami bikin perusahaan. Jadi, setiap kali ada proyek bikin perusahaan,” kata Deniarto kepada majelis hakim.

Majelis hakim merasa aneh dengan banyaknya perusahaan yang berlokasi sama. Apalagi, menurut Deniarto, setiap perusahaan tersebut hanya berisi tiga orang.

Selain dirinya, ada juga pengusaha lain bernama Siprus dan Heru Taher. Ketiganya juga selaku pemegang saham.

BACA JUGA:   8 Momen hangat Anies Baswedan ditemani bekerja oleh sang anak

Ketua majelis hakim Jhon Halasan Butarbutar menduga setiap perusahaan tersebut dibuat untuk melakukan kebohongan.

Setiap perusahaan tanpa dilengkapi kemampuan dan kapabilitas yang cukup, berusaha mendapatkan uang melalui proses tender.

“Saya minta maaf. Itu kelemahan saya, waktu itu saya mau saja,” kata Deniarto.

Dalam kasus korupsi e-KTP, PT Murakabi pernah menjadi salah satu konsorsium peserta lelang proyek e-KTP.

Namun, atas pengaturan terdakwa Andi Agustinus alias Andi Narogong, PT Murakabi hanya sebagai perusahaan pendamping.

BACA JUGA:   Kedatangan idola di lamaran, Anastasia tulis pesan untuk Ge Pamungkas

Mayoritas saham PT Murakabi dimiliki PT Mondialindo Graha Perdana. Sementara sebagian besar saham PT Mondialindo dikuasai keluarga Novanto.

Apa kesimpulan anda kira-kira?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *