Hanya Kurang 24 Jam Tulis Soal Kematian, Agus Waluyo Tewas Tertabrak Bus di Tanjakan Emen

Sebelum bus maut itu menabrak tebing sebanyak dua kali, bus tersebut sempat menabrak sepeda motor yang dikendarai Agus.

Agus kemudian diketahui tewas di tempat usai kecelakaan maut itu terjadi.

Selama ini, publik lebih banyak menyorot 26 korban meninggal dunia yang dikuburkan secara massal di Tangerang Selatan.

Sosok Agus justru luput dari pemberitaan media.

BACA JUGA:   Balas Kim Jong Un, Donald Trump: 'Tombol Nuklir Saya Lebih Kuat dan Besar'

Agus merupakan satu dari 27 korban meninggal dunia pada kecelakaan tersebut.

Tidak ikut dikuburkan secara massal, Agus dikebumikan di kampung halamannya di Karawang.

Berdasarkan penelusuran TribunnewsBogor.com di akun Facebook-nya, Agus merupakan sosok pria yang baik dan sholeh.

Bahkan sehari sebelum dirinya terlibat kecelakaan dan meninggal dunia, ia sempat menulis tentang kematian di akun Facebooknya.

BACA JUGA:   4 Tahun Pernikahan Diterpa Banyak Isu, Nagita Slavina Akhirnya..?

Postingannya itu seolah seperti firasat bahwa dirinya akan meninggalkan dunia ini untuk selamanya.

Jumat sore, (9/2/2018) pukul 17.39 WIB, Agus menulis sesuatu di Facebooknya.

Belum 24 jam, ia kemudian ditabrak oleh bus maut di Tanjakan Emen.

Kecelakaan itu terjadi pada pukul 17.00 WIB, Sabtu (10/2/2018).

Hanya tinggal 39 menit lagi, tepat sehari Agus menulis soal kematian di jam yang sama saat kecelakaan itu terjadi.

BACA JUGA:   Status-status Galau Gadis Cantik Bandung Yang Tewas Tabrakkan Dirinya ke Kereta Api

Ini tulisan tentang kematian yang ditulis oleh Agus di akun Facebooknya :

"Banyak orang yang telah meninggal, tapi nama baik mereka tetap kekal.

Dan banyak orang yang masih hidup, tapi seakan mereka orang mati yang tak berguna.

Imam Syafi'i". (BOGOR.TRIBUNNEWS.COM)