Kalah set I & tertinggal 0-6 set II, ini rahasia Ginting balik menang

Posted on

Brilio.net – Kejutan kembali dibuat pebulutangkis tunggal putra Anthony Sinisuka Ginting dalam kejuaraan China Open 2018. Ginting menghentikan langkah atlet tuan rumah, Lin Dan di pertandingan pertama. Di pertandingan kedua, Ginting memulangkan unggulan pertama asal Denmark, Viktor Axelsen.

Hari ini dalam babak perempat final, cowok kelahiran 20 Oktober 1996 itu menyudahi perlawanan Chen Long. Ginting menaklukkan peraih medali emas Olimpiade Rio de Janeiro 2016 tersebut lewat permainan tiga game dengan skor 18-21, 22-20, 21-16 dengan durasi 85 menit.

Kemenangan atas Chen Long ini berlangsung dramatis. Sebab, Ginting sempat kalah pada game pertama dengan skor 18-21. “Pertandingan yang seru melawan Chen hari ini, ia bermain baik di game pertama, jarang membuat kesalahan sendiri,” katanya dikutip badmintonindonesia.org, Jumat (21/9).

BACA JUGA:   Foto Tubuh Ibu Jennifer Penuh Tato Beredar, Netizen Bilang 'Pantes'!

Pada game kedua, Ginting sempat kesulitan menghadapi pebulutangkis yang dia kalahkan di Asian Games 2018 itu. Bahkan, Ginting baru mendapat poin pertama saat Chen Long sudah meraih poin enam.

Pecah telur poin bukan berarti langkah Ginting lebih mudah. Ia masih tertinggal jauh. “Saya sempat ketinggalan jauh 2-8 di game kedua,” ujarnya.<!–

var player_video_url = “https://play.brilio.net/”;
var xhttp = new XMLHttpRequest();
xhttp.onreadystatechange = function() {
if (this.readyState == 4 && this.status == 200) {
document.getElementById(“middle-video”).innerHTML = this.responseText;
var script = document.createElement(“script”);
script.setAttribute(‘src’,”https://cdn.brilio.net/static/js/brilio.net/www3/1.2.3/middle-video.js”);
document.getElementById(“middle-video”).appendChild(script);
}
};
xhttp.open(“GET”, “/box/ajax-box/box_middle_video.html”, true);
xhttp.send();
–>

Perjuangan tak kenal menyerah membuatnya perlahan-lahan mengejar bahkan berbalik unggul 19-13. Namun, masih sulit bagi Ginting untuk segera menyudahi game kedua ini. “Waktu unggul 19-13 juga saya tidak bisa cepat menyelesaikan permainan. Ini karena permainan saya berubah, saya ingin menyerang terus, padahal harusnya diolah dulu. Pelatih mengingatkan saya terus,” jelas dia. Untungnya, Ginting berhasil menutup game kedua dengan skor 22-20.

BACA JUGA:   10 Momen kejutan ulang tahun Luna Maya dari sahabatnya, bikin terharu

Pada game penentuan, Ginting mengaku belajar dari game pertama dan kedua. “Semua berawal dari pikiran, walaupun pertandingan ini melelahkan, banyak reli, saya harus jaga mindset saya. Saya usahakan unggul di permainan net karena saya cari poin dari situ, supaya saya bisa menyerang,” ungkapnya.

Di babak semifinal, Anthony akan berhadapan dengan pebulutangkis Taiwan, Chou Tien Chen. Ini menjadi kesempatan Ginting membalas kekalahannya pada semifinal Asian Games 2018, di mana saat itu Ginting kalah dengan skor 21-16, 21-23, 17-21.

BACA JUGA:   Santap sup di restoran, ibu hamil ini temukan tikus mati di dalamnya

“Pastinya saya tidak mau kejadian di Asian Games terulang lagi. Saya akan pelajari lagi permainan kami di Asian Games, saya akan coba untuk menikmati permainan dan bagaimana mengatur pikiran saya. Sekarang saya mau fokus untuk recovery dan bersiap untuk pertandingan besok,” tandasnya.

Let’s block ads! (Why?)


Source: Kalah set I &amp;amp; tertinggal 0-6 set II, ini rahasia Ginting balik menang