Kisah Menyayat Hati, Rumah Nenek Ini di Jepit Tembok Tetangga Menuai Banjir Simpati

Posted on

Untuk menuju rumah tersebut, warga sekitar pun harus mengubah posisi tubuh menjadi miring.

Untuk sekadar menemukan bahkan bisa masuk ke rumah mbah e ini saja nyaris tidak bisa. Jalan menuju rumahnya telah tertutup dari semua sisi.

Hanya tersisa lorong gang kecil  celah bangunan rumah depannya. Hanya 30cm saja.

Anak atau orang kurus saja sampai harus berjalan miring. Jika masuk dengan memakai tas ransel, sudah tidak bisa.

BACA JUGA:   Kisah Aris "Idol" Yang Kini Jadi Supir Online

Hingga kru kita yang berbadan sedikit besar, walau sudah miring tetap tidak bisa masuk ke lokasi. Satu jalur alternatif lainnya, adalah lewat rumah (dapur) tetangganya,” tulis akun Facebook Ponorogo Peduli dalam unggahannya.

Dalam postingan yang sama, akun tersebut pun mencantumkan foto yang memperlihatkan suasana dalam dan sekitar rumah Sri.

Diketahui, rumah tersebut berukuran sangat sempit yakni 2×4 meter.

Ruangan seukuran itu pun mencakup semua fungsi.

BACA JUGA:   Usai apartemen, Denada jual rumah mewahnya untuk pengobatan sang anak

Begini akun Facebook Ponorogo Peduli menggambarkan ..

“Rumah yang ia tinggali tak kalah sempit. Hanya berukuran sekitar 2X4 meter saja.

Batu Kali Dicat Warna-warni Diduga Aksi Vandalisme, Banjir Kecaman hingga Komentar Pedas!

Ruangan sesempit itu sudah merupakan ruang tidur, duduk, masak, dan kamar mandi/wc. Jadi satu ruangan itu. Tak ada perabot kecuali amben buat tidur/duduk.”

Nenek Sri sudah tak lagi memiliki saudara yang bisa dimintai bantuan.

Adapun, selama ini ia tak pernah menikah dan memiliki anak.

BACA JUGA:   Siwon dan Jokowi berbalas komentar di medsos, ini isi obrolannya

Untuk makan sehari-hari, warga sekitar kediaman Sri pun bergantian mengirimkan makanan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *