Pelaku Bom Sempat Ceramahi Tetangga Sebelum Lakukan Aksinya, Ini Pesan Terakhirnya

Posted on

“Ya saya tanya tentang asal dan pekerjaan, dia bilang pekerjaannya usaha almunium, perabotan rumah tangga,” terangnya.

Selain ngobrol pekerjaan, Tri Murtiono juga memberikan pemahaman tentang agama dan kehidupan.

“Gak banyak ngobrol pekerjaan, lebih banyaknya tentang agama. Dia bilang hidup itu dipasrahkan saja sama Allah, jangan terlalu mengejar dunia.”

“Dia juga bacakan beberapa hadist, tapi karena saya juga kurang paham hanya manggut-manggut saja,” ucapnya.

BACA JUGA:   Selamat Dari Pembantaian 6 Juta Jiwa Oleh Hitler, Wanita Ini Ditemukan Tewas Secara Mengerikan

Walaupun memang, obrolan tersebut hanya terjadi sangat singkat, sekitar 30 menit saja.

“Saya antarkan air pukul 06.00 WIB, ngobrol sampek sekitar pukul 06.30 WIB, karena setelah itu dia (Tri Murtiono) bilang mau segera berangkat kerja,” ungkap Pak Kasida.

Selama tinggal di kompleknya tersebut, Pak Kasida baru dua kali mengantarkan air ke rumah kontrakan Tri Murtiono.

BACA JUGA:   Ahok dikabarkan akan menikahi polwan, ini respons adiknya

“Baru dua kali saya antarkan ke rumah, pertama sekitar sebulan lalu, yang nerima anaknya yang paling besar.”

“Tapi setiap ngantarkan saya gak boleh masuk sampai pintu, hanya boleh di pagar saja. Mau saya bawa ke dalam gak boleh sama mereka,” terang Pak Kasida.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *