Seru, Donald Trump vs Presiden Iran Saling Hina di Sidang Majelis Umum PBB

Posted on

Sebaliknya, Rouhani dalam pidatonya di hadapan semua negara anggota PBB juga mengkritik tajam polah Amerika. Terutama keputusan Trump menarik diri dari perjanjian nuklir dengan Iran tahun 2015 lalu.

Rouhani menyebut, tidak perlu ada kesempatan berfoto bersama dengan Trump, di mana presiden yang yang menarik diri dari institusi global adalah karakter yang cacat.

“Melawan multilateralisme bukanlah tanda kekuatan. Sebaliknya itu adalah gejala kelemahan kecerdasan – mengkhianati ketidakmampuan dalam memahami dunia yang kompleks dan saling berhubungan,” kata Rouhani.

BACA JUGA:   Lomba lari ini ajak kamu naik-turun bukit, berhadiah hingga Rp 15 juta

Trump sebelumnya menarik diri dari berbagai pakta internasional. Sebut saja Kesepakatan Iklim Paris dan pernyataan Trump mengancam menghukum negara-negara NATO karena tidak mengeluarkan anggaran yang sama padahal untuk pertahanan bersama.

“Kami tak akan menyerahkan AS pada kedaultan yang tidak terpilih, tidak bertanggung jawab, dan kepada birokrasi global. Warga Amerika diatur oleh pemerintah Amerika. Kami menolak ideologi globalisme dan menganut doktrin patriotisme,” kata Trump, yang diikuti keheningan oleh peserta.

BACA JUGA:   Pengunjung Tertawa Saat Sidang Novanto Ada Saksi Yang Ditegur Hakim Karena Sibuk Selfie

Sementara Rouhani juga menegaskan arah negaranya.

“Yang ingin Iran katakan itu jelas: jangan ada perang, jangan ada sanksi, jangan ada ancaman, jangan ada perundungan; bertindak saja sesuai hukum dan pemenuhan kewajiban,” katanya.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Donald Trump dan Presiden Iran Saling Lempar Hinaan di Sidang Majelis Umum PBB, http://www.tribunnews.com/internasional/2018/09/26/donald-trump-dan-presiden-iran-saling-lempar-hinaan-di-sidang-majelis-umum-pbb.

BACA JUGA:   Hanya Khusus Gaji 7 s.d 10 Juta Rupiah, Ternyata DP 0 Rupiah Tidak Bisa Untuk Rakyat Kecil, Lalu Maksud Anies-Sandi dengan Istilah "Keberpihakan" Itu Untuk Siapa?

Editor: Choirul Arifin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *