Selamat datang di tahun ajaran 2026/2027, para pejuang pendidikan! Kurikulum Merdeka terus berinovasi, menekankan pentingnya pemahaman kontekstual dan kemampuan berpikir kritis. Untuk membantu Anda menguasai materi IPAS (Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial) Kelas 7, khususnya Bab Ekosistem dan Lingkungan, kami telah menyiapkan 10 soal pilihan dan esai yang dirancang sesuai dengan semangat Kurikulum Merdeka dan relevansi tren di tahun 2026.
Mengapa Latihan Soal Kurikulum Merdeka Penting di Tahun 2026?
Di era digital 2026, Kurikulum Merdeka mendorong siswa untuk tidak hanya menghafal, tetapi juga menganalisis, berinovasi, dan mencari solusi atas permasalahan dunia nyata. Latihan soal ini bukan sekadar menguji ingatan, melainkan melatih kemampuan Anda dalam menghubungkan teori dengan isu-isu lingkungan terkini, seperti adaptasi terhadap perubahan iklim ekstrem, pengembangan energi terbarukan, hingga pemanfaatan teknologi AI untuk keberlanjutan ekosistem. Persiapkan diri Anda untuk menjadi generasi yang tanggap dan berdaya!
Memahami Bab Ekosistem dan Lingkungan dalam Konteks 2026
Bab Ekosistem dan Lingkungan di Kurikulum Merdeka IPAS Kelas 7 kini diperkaya dengan studi kasus yang relevan dengan tantangan global 2026. Pembelajaran tidak hanya tentang definisi dan klasifikasi, tetapi juga tentang dampak aktivitas manusia, peran teknologi dalam mitigasi dan adaptasi, serta pentingnya literasi digital dalam menjaga keberlanjutan. Materi ini akan membahas tentang interaksi antar komponen ekosistem, rantai makanan, jaring-jaring makanan, dampak pencemaran, hingga upaya pelestarian yang inovatif.
10 Soal Pilihan Ganda & Esai Kurikulum Merdeka: IPAS Kelas 7
Berikut adalah 10 soal yang mencakup pemahaman konsep dasar hingga analisis isu lingkungan yang relevan di tahun 2026, lengkap dengan kunci jawabannya.
Soal 1 (Pilihan Ganda):
Komponen biotik dan abiotik dalam suatu wilayah saling berinteraksi membentuk kesatuan fungsional yang dikenal sebagai ekosistem. Di era 2026, dengan semakin masifnya teknologi sensor IoT (Internet of Things) untuk memantau kualitas air dan udara di perkotaan, termasuk dalam kategori apakah sensor IoT tersebut jika dilihat dari perannya dalam ekosistem urban?
- Produsen
- Konsumen
- Pengurai
- Faktor abiotik yang dimodifikasi manusia
- Komponen biotik buatan
Kunci Jawaban Soal 1: D. Faktor abiotik yang dimodifikasi manusia. Sensor IoT, meskipun buatan manusia, berperan dalam mengukur dan memantau faktor abiotik seperti suhu, kelembaban, dan kualitas udara/air, sehingga menjadi bagian dari lingkungan fisik yang terpengaruh dan dimodifikasi oleh aktivitas manusia.
Soal 2 (Esai):
Rantai makanan menggambarkan perpindahan energi dari satu organisme ke organisme lain. Dengan adanya tren “urban farming” dan penggunaan teknologi hidroponik serta aeroponik yang semakin canggih di kota-kota besar pada tahun 2026, bagaimana pengaruhnya terhadap efisiensi rantai makanan lokal dibandingkan dengan pertanian konvensional, dan apa dampaknya pada jejak karbon pangan?
Kunci Jawaban Soal 2: Urban farming dengan hidroponik/aeroponik dapat mempersingkat rantai makanan lokal karena produksi pangan dilakukan di dekat konsumen, mengurangi kebutuhan transportasi. Hal ini meningkatkan efisiensi energi dan dapat secara signifikan menurunkan jejak karbon pangan karena minimnya emisi dari transportasi dan distribusi jarak jauh. Selain itu, sistem tertutup seringkali lebih hemat air dan lahan.
Soal 3 (Pilihan Ganda):
Salah satu penyebab kerusakan lingkungan yang serius adalah deforestasi. Di tahun 2026, upaya reboisasi banyak memanfaatkan teknologi drone untuk pemetaan dan penanaman bibit secara presisi. Apa manfaat utama penggunaan drone dalam konteks pelestarian ekosistem hutan dibandingkan metode manual?
- Meningkatkan interaksi sosial masyarakat lokal.
- Mempercepat proses penanaman dan menjangkau area sulit.
- Mengurangi biaya pembelian bibit pohon.
- Memperkenalkan spesies invasif baru.
- Hanya efektif untuk hutan yang sudah rusak parah.
Kunci Jawaban Soal 3: B. Mempercepat proses penanaman dan menjangkau area sulit. Drone memungkinkan penanaman bibit dalam jumlah besar di area yang luas dan sulit diakses oleh manusia, sehingga mempercepat laju reboisasi dan efektivitas program pelestarian.
Soal 4 (Esai):
Pencemaran plastik mikro telah menjadi isu lingkungan global yang sangat krusial di tahun 2026. Jelaskan dua dampak negatif utama dari pencemaran plastik mikro terhadap ekosistem laut dan bagaimana teknologi bioremediasi berbasis mikroba dapat menjadi solusi inovatif untuk mengatasi masalah ini?
Kunci Jawaban Soal 4: Dua dampak negatif utama plastik mikro terhadap ekosistem laut adalah: 1) Konsumsi oleh organisme laut yang dapat menyebabkan gangguan pencernaan, keracunan, hingga kematian, serta 2) Perpindahan zat-zat toksik dari plastik ke rantai makanan yang akhirnya dapat mencapai manusia. Teknologi bioremediasi berbasis mikroba, yang semakin berkembang di 2026, menawarkan solusi dengan menggunakan bakteri atau jamur tertentu yang mampu menguraikan plastik mikro menjadi senyawa yang lebih sederhana dan tidak berbahaya bagi lingkungan.
Soal 5 (Pilihan Ganda):
Konsep ekonomi sirkular (circular economy) semakin relevan di tahun 2026 sebagai solusi untuk mengurangi limbah dan menjaga sumber daya alam. Prinsip utama dari ekonomi sirkular yang paling tepat dalam konteks pelestarian ekosistem adalah:
- Memaksimalkan produksi barang baru untuk memenuhi permintaan pasar.
- Mendorong konsumsi produk sekali pakai untuk efisiensi.
- Mendesain produk agar dapat digunakan kembali, diperbaiki, dan didaur ulang.
- Mengurangi impor barang dari negara lain.
- Membuang limbah ke tempat pembuangan akhir yang lebih besar.
Kunci Jawaban Soal 5: C. Mendesain produk agar dapat digunakan kembali, diperbaiki, dan didaur ulang. Ini adalah inti dari ekonomi sirkular, yang bertujuan untuk menjaga produk dan material tetap dalam siklus ekonomi selama mungkin, mengurangi eksploitasi sumber daya baru dan produksi limbah.
Soal 6 (Esai):
Pada tahun 2026, perubahan iklim menyebabkan pola curah hujan yang tidak menentu dan peningkatan suhu di berbagai wilayah. Bagaimana adaptasi struktural dan fungsional pada tumbuhan dan hewan dapat membantu mereka bertahan dalam kondisi ekstrem tersebut, berikan contoh konkret yang relevan?
Kunci Jawaban Soal 6: Adaptasi struktural dan fungsional sangat penting. Contoh adaptasi struktural pada tumbuhan: Kaktus mengembangkan daun menjadi duri untuk mengurangi penguapan dan batang sukulen untuk menyimpan air, sangat relevan di wilayah yang semakin kering. Contoh adaptasi fungsional pada hewan: Beberapa hewan gurun beraktivitas di malam hari (nokturnal) untuk menghindari suhu ekstrem siang hari, atau melakukan estivasi (hibernasi saat musim panas) ketika sumber air langka.
Soal 7 (Pilihan Ganda):
Penggunaan energi terbarukan seperti panel surya dan turbin angin semakin masif di tahun 2026 untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil. Manfaat utama energi terbarukan bagi keberlanjutan ekosistem global adalah:
- Meningkatkan emisi gas rumah kaca.
- Mendorong eksploitasi sumber daya alam yang tak terbarukan.
- Mengurangi polusi udara dan dampak perubahan iklim.
- Menciptakan limbah nuklir.
- Meningkatkan biaya energi secara signifikan.
Kunci Jawaban Soal 7: C. Mengurangi polusi udara dan dampak perubahan iklim. Energi terbarukan menghasilkan emisi karbon yang jauh lebih rendah dibandingkan bahan bakar fosil, sehingga berperan vital dalam mitigasi perubahan iklim dan perbaikan kualitas udara.
Soal 8 (Esai):
Pembangunan “kota pintar” (smart city) dengan infrastruktur hijau dan manajemen limbah berbasis AI menjadi fokus banyak negara di 2026. Jelaskan bagaimana konsep smart city dapat berkontribusi pada pelestarian keanekaragaman hayati dan pengurangan jejak ekologi perkotaan?
Kunci Jawaban Soal 8: Konsep smart city dapat berkontribusi besar. Pelestarian keanekaragaman hayati: Melalui penciptaan ruang hijau, taman kota, koridor ekologi, dan atap hijau yang menyediakan habitat bagi flora dan fauna lokal. Penggunaan AI untuk memantau kualitas lingkungan juga membantu mengidentifikasi ancaman. Pengurangan jejak ekologi: Dengan sistem transportasi publik yang efisien, pengelolaan energi yang cerdas (hemat energi, energi terbarukan), daur ulang limbah terintegrasi, dan pemantauan konsumsi sumber daya secara real-time, smart city secara signifikan mengurangi penggunaan sumber daya dan produksi limbah.
Soal 9 (Pilihan Ganda):
Salah satu ancaman serius bagi ekosistem terumbu karang di tahun 2026 adalah pemutihan karang (coral bleaching) akibat peningkatan suhu laut. Metode apa yang paling efektif diterapkan oleh para peneliti dan aktivis lingkungan untuk memulihkan terumbu karang yang rusak?
- Meningkatkan jumlah wisatawan di area terumbu karang.
- Penggunaan dinamit untuk memecah karang yang sakit.
- Transplantasi karang dan pengembangan spesies karang tahan panas.
- Membiarkan alam pulih sendiri tanpa intervensi.
- Menangkap ikan secara masif di sekitar terumbu karang.
Kunci Jawaban Soal 9: C. Transplantasi karang dan pengembangan spesies karang tahan panas. Ini adalah metode aktif yang terbukti efektif dalam memulihkan terumbu karang. Transplantasi melibatkan penanaman fragmen karang sehat, sementara penelitian genetik berfokus pada pengembangan karang yang lebih toleran terhadap suhu tinggi.
Soal 10 (Esai):
Di tahun 2026, “citizen science” atau ilmuwan warga, di mana masyarakat umum terlibat dalam pengumpulan data ilmiah, semakin populer dalam pemantauan lingkungan. Berikan dua contoh bagaimana program citizen science dapat membantu meningkatkan pemahaman dan pelestarian ekosistem lokal, serta tantangan yang mungkin dihadapi?
Kunci Jawaban Soal 10: Dua contoh: 1) Program pemantauan kualitas air di sungai atau danau, di mana warga mengumpulkan sampel dan mencatat data pH, suhu, atau keberadaan polutan, yang kemudian digunakan oleh peneliti. 2) Pengamatan dan pelaporan spesies flora/fauna langka atau invasif, membantu memetakan distribusi dan populasi. Tantangan: Akurasi data yang bervariasi karena kurangnya pelatihan standar, motivasi peserta yang fluktuatif, serta kebutuhan validasi data oleh para ahli. Namun, dengan platform digital yang semakin canggih, tantangan ini dapat diminimalkan.
Disclaimer: Artikel ini disajikan hanya untuk tujuan edukasi dan informasi semata, bukan merupakan nasihat keuangan atau saran investasi resmi. Selalu lakukan riset mandiri (Do Your Own Research / DYOR) sebelum mengambil keputusan.







