Buku IPAS Kelas VII SMP, Bab Ekosistem dan Keberlanjutan Lingkungan, Halaman 112-115, Tahun Ajaran 2026/2027: 10 Soal dan Kunci Jawaban Kurikulum Merdeka Terkini

Halo, Sobat Pembelajar! Memasuki Tahun Ajaran 2026/2027, Kurikulum Merdeka terus mendorong siswa untuk berpikir kritis, kreatif, dan aplikatif terhadap isu-isu dunia nyata. Salah satu mata pelajaran yang sangat krusial dalam membentuk pemahaman holistik adalah Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS).

Dalam artikel ini, kami fokus pada materi yang sangat relevan dan mendesak di tahun 2026: Ekosistem dan Keberlanjutan Lingkungan. Materi ini tidak hanya menguji pemahaman konsep, tetapi juga mengajak siswa untuk merenungkan peran mereka dalam menjaga bumi. Mari kita selami 10 soal pilihan ganda beserta kunci jawaban dan pembahasannya yang dirancang khusus untuk mengasah kemampuan siswa Kurikulum Merdeka Kelas VII.

Read More

Mengapa IPAS Penting di Kurikulum Merdeka 2026?

Kurikulum Merdeka 2026 mengedepankan pembelajaran yang kontekstual dan bermakna. IPAS adalah fondasi penting yang menggabungkan sains dan sosial untuk memahami kompleksitas dunia. Di tengah tantangan perubahan iklim global, krisis sumber daya, dan isu-isu sosial lainnya, pemahaman tentang ekosistem dan keberlanjutan lingkungan menjadi bekal utama bagi generasi muda.

Siswa tidak hanya menghafal fakta, tetapi diajak untuk menganalisis sebab-akibat, memecahkan masalah, dan mengembangkan solusi inovatif. Ini adalah esensi dari pembelajaran abad ke-21 yang diusung oleh Kurikulum Merdeka.

Bab Ekosistem dan Keberlanjutan Lingkungan: Relevansi di Tahun 2026

Pada tahun 2026, isu-isu lingkungan semakin mendominasi agenda global. Konsep-konsep seperti ekonomi sirkular, energi terbarukan, dan mitigasi bencana alam menjadi bagian tak terpisahkan dari diskusi publik. Buku IPAS Kelas VII SMP pada Bab Ekosistem dan Keberlanjutan Lingkungan, khususnya Halaman 112-115, membahas inti dari hubungan timbal balik antara makhluk hidup dan lingkungannya, serta pentingnya menjaga keseimbangan tersebut.

Materi ini mencakup:

  • Komponen-komponen ekosistem (produsen, konsumen, dekomposer).
  • Jaring-jaring makanan dan aliran energi.
  • Dampak aktivitas manusia terhadap lingkungan (pencemaran, deforestasi).
  • Upaya-upaya pelestarian dan mitigasi kerusakan lingkungan.

Pemahaman mendalam terhadap materi ini akan membekali siswa dengan kesadaran lingkungan yang kuat dan keterampilan untuk menjadi agen perubahan di masa depan.

10 Soal Pilihan Ganda Kurikulum Merdeka IPAS Kelas VII: Ekosistem dan Keberlanjutan Lingkungan

Pilihlah jawaban yang paling tepat!

Soal 1:
Sebuah ekosistem perairan mengalami pertumbuhan alga yang sangat pesat akibat pembuangan limbah deterjen. Fenomena ini dikenal sebagai eutrofikasi. Dampak langsung dari eutrofikasi terhadap ekosistem adalah:

  1. Peningkatan kadar oksigen terlarut dalam air.
  2. Peningkatan keanekaragaman hayati air.
  3. Penurunan jumlah ikan dan organisme air lainnya.
  4. Terbentuknya lapisan es di permukaan air.

Soal 2:
Komponen biotik dalam suatu ekosistem yang berperan sebagai pengurai zat organik dari sisa-sisa makhluk hidup adalah:

  1. Produsen.
  2. Konsumen primer.
  3. Konsumen sekunder.
  4. Dekomposer.

Soal 3:
Perhatikan pernyataan berikut:

  1. Penebangan hutan secara liar.
  2. Penggunaan pupuk organik berlebihan.
  3. Pembakaran lahan gambut.
  4. Program reboisasi hutan yang masif.

Aktivitas manusia yang berkontribusi paling signifikan terhadap peningkatan emisi gas rumah kaca adalah:

  1. 1 dan 2.
  2. 1 dan 3.
  3. 2 dan 4.
  4. 3 dan 4.

Soal 4:
Dalam suatu jaring-jaring makanan, jika populasi elang menurun drastis karena perburuan, maka yang kemungkinan besar akan terjadi pada populasi ular (pemangsa tikus) adalah:

  1. Menurun.
  2. Meningkat.
  3. Tetap stabil.
  4. Berpindah habitat.

Soal 5:
Istilah “energi terbarukan” merujuk pada sumber energi yang:

  1. Akan habis dalam waktu singkat.
  2. Dihasilkan dari bahan bakar fosil.
  3. Dapat diperbarui secara alami dalam skala waktu manusia.
  4. Hanya bisa digunakan untuk pembangkit listrik tenaga nuklir.

Soal 6:
Berikut adalah contoh tindakan yang mendukung konsep keberlanjutan lingkungan, kecuali:

  1. Menggunakan kembali botol minum plastik.
  2. Memilah sampah organik dan anorganik.
  3. Membeli produk dengan kemasan sekali pakai yang berlebihan.
  4. Menanam pohon di lingkungan sekitar.

Soal 7:
Komponen abiotik yang berperan penting dalam proses fotosintesis adalah:

  1. Tumbuhan hijau.
  2. Cahaya matahari.
  3. Hewan herbivora.
  4. Jamur.

Soal 8:
Apa dampak utama dari deforestasi (penggundulan hutan) terhadap ekosistem tanah?

  1. Peningkatan kesuburan tanah.
  2. Peningkatan penyerapan air tanah.
  3. Erosi tanah dan hilangnya lapisan humus.
  4. Peningkatan keanekaragaman mikroorganisme tanah.

Soal 9:
Konsep “ekonomi sirkular” yang semakin ditekankan di tahun 2026 bertujuan untuk:

  1. Mempercepat produksi barang baru.
  2. Mengurangi limbah dan memaksimalkan penggunaan sumber daya.
  3. Meningkatkan konsumsi produk sekali pakai.
  4. Fokus pada model produksi linier (ambil-buat-buang).

Soal 10:
Salah satu indikator kesehatan suatu ekosistem adalah:

  1. Kesamaan spesies yang mendominasi.
  2. Keanekaragaman hayati yang tinggi.
  3. Jumlah spesies invasif yang banyak.
  4. Tingginya tingkat pencemaran.

Kunci Jawaban dan Pembahasan Lengkap

1. Jawaban: c. Penurunan jumlah ikan dan organisme air lainnya.
Pembahasan: Eutrofikasi menyebabkan pertumbuhan alga yang berlebihan. Ketika alga mati, proses dekomposisi oleh bakteri akan mengonsumsi oksigen terlarut dalam air secara drastis, menyebabkan kondisi anoksik (kekurangan oksigen) yang mematikan bagi ikan dan organisme air lainnya.

2. Jawaban: d. Dekomposer.
Pembahasan: Dekomposer, seperti bakteri dan jamur, adalah organisme yang menguraikan sisa-sisa makhluk hidup dan bahan organik menjadi zat-zat anorganik yang dapat digunakan kembali oleh produsen, sehingga berperan penting dalam siklus nutrisi ekosistem.

3. Jawaban: b. 1 dan 3.
Pembahasan: Penebangan hutan secara liar mengurangi jumlah pohon yang menyerap CO2, sedangkan pembakaran lahan gambut melepaskan karbon dalam jumlah besar ke atmosfer, keduanya berkontribusi signifikan terhadap peningkatan gas rumah kaca dan pemanasan global.

4. Jawaban: b. Meningkat.
Pembahasan: Elang adalah predator bagi ular. Jika populasi elang menurun, maka tekanan predasi terhadap ular akan berkurang. Akibatnya, populasi ular kemungkinan besar akan meningkat karena kurangnya musuh alami.

5. Jawaban: c. Dapat diperbarui secara alami dalam skala waktu manusia.
Pembahasan: Energi terbarukan adalah energi yang berasal dari proses alam yang berkelanjutan, seperti tenaga surya, angin, air, dan panas bumi, yang tidak akan habis atau dapat dipulihkan dalam waktu yang relatif singkat.

6. Jawaban: c. Membeli produk dengan kemasan sekali pakai yang berlebihan.
Pembahasan: Membeli produk dengan kemasan sekali pakai yang berlebihan justru bertentangan dengan prinsip keberlanjutan karena meningkatkan volume sampah dan penggunaan sumber daya yang tidak efisien. Tiga opsi lainnya adalah tindakan yang mendukung keberlanjutan (prinsip 3R: Reuse, Reduce, Recycle).

7. Jawaban: b. Cahaya matahari.
Pembahasan: Fotosintesis adalah proses di mana tumbuhan hijau mengubah karbon dioksida dan air menjadi glukosa (makanan) dan oksigen menggunakan energi cahaya matahari. Cahaya matahari adalah komponen abiotik esensial dalam proses ini.

8. Jawaban: c. Erosi tanah dan hilangnya lapisan humus.
Pembahasan: Akar pohon berfungsi menahan tanah. Ketika hutan digunduli, tanah menjadi rentan terhadap erosi oleh angin dan air hujan, yang mengakibatkan hilangnya lapisan humus (lapisan tanah subur) dan menurunnya kesuburan tanah.

9. Jawaban: b. Mengurangi limbah dan memaksimalkan penggunaan sumber daya.
Pembahasan: Ekonomi sirkular bertujuan untuk meminimalkan limbah dan memaksimalkan nilai produk, komponen, dan bahan dengan mempertahankan mereka dalam ekonomi selama mungkin. Ini berbeda dari model ekonomi linier “ambil-buat-buang”.

10. Jawaban: b. Keanekaragaman hayati yang tinggi.
Pembahasan: Keanekaragaman hayati (biodiversitas) yang tinggi menunjukkan ekosistem yang sehat dan stabil. Semakin banyak spesies yang ada, semakin kuat ekosistem tersebut dalam menghadapi perubahan dan tekanan lingkungan.

Semoga 10 soal dan kunci jawaban ini dapat membantu siswa Kelas VII dalam mempersiapkan diri menghadapi evaluasi di Bab Ekosistem dan Keberlanjutan Lingkungan Kurikulum Merdeka Tahun Ajaran 2026/2027. Teruslah belajar dengan semangat dan jadilah bagian dari solusi untuk keberlanjutan bumi kita!

Disclaimer: Artikel ini disajikan hanya untuk tujuan edukasi dan informasi semata, bukan merupakan nasihat keuangan atau saran investasi resmi. Selalu lakukan riset mandiri (Do Your Own Research / DYOR) sebelum mengambil keputusan.

Related posts