Update Gempa NTT: 103 Korban Tewas, Ratusan Ribu Warga Masih Mengungsi

Sumber Gambar: https://news.detik.com/berita/d-8633936/update-gempa-ntt-103-korban-tewas-185-ribu-orang-masih-mengungsi

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) telah menelan sedikitnya 103 korban jiwa dan menyebabkan lebih dari 185 ribu warga masih berada di pengungsian.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan data terkini mengenai dampak gempa dahsyat tersebut, dengan jumlah korban meninggal yang terus bertambah, sebagaimana dilansir dari detik.com. Pihak BNPB mengonfirmasi bahwa hingga saat ini, total korban jiwa mencapai 103 orang, menandai penambahan tiga korban baru dari laporan sebelumnya.

Read More

Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan di BNPB, Berton Suar Pelita Panjaitan, dalam konferensi pers yang disiarkan melalui YouTube BNPB pada Selasa, menjelaskan, “Saat ini pada hari ini kami mencatat ada ketambahan tiga jiwa meninggal menjadi 103 untuk hari ini.”

Berton juga merinci sebaran korban meninggal di beberapa wilayah terdampak. Kabupaten Manggarai mencatat 41 korban jiwa, disusul Manggarai Timur dengan 34 orang, Nagekeo 13 orang, Sikka 6 orang, Ngada 5 orang, Ende 3 orang, dan Manggarai Barat 1 orang.

Selain korban meninggal, jumlah warga yang mengalami luka-luka juga meningkat. Berton menambahkan, “Kami mendapat tambahan angka sebanyak 63 orang yang luka-luka. Sehingga total yang kami catat adalah sebesar 1.666 orang.”

Lebih lanjut, dampak gempa ini juga menyebabkan eksodus besar-besaran, dengan lebih dari 185 ribu orang masih harus mengungsi. “Hingga hari ini kami mencatat 185.131 orang yang mengungsi, baik itu pengungsi yang mandiri maupun pengungsi yang ada terpusat. Sehingga tercatat hari ini kami mencatat pengungsi yang baru sebanyak 4.804,” jelas Berton.

Kondisi ini diperparah dengan gempa susulan yang terus-menerus terjadi. Berdasarkan catatan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), sudah terjadi sebanyak 7.029 kali gempa susulan sejak gempa utama M 7,7 mengguncang. Gempa susulan terbesar tercatat M 6,2 dan terkecil M 1,1, dengan 141 gempa susulan yang dirasakan pada hari laporan.

Fenomena gempa susulan yang kerap dirasakan menimbulkan kepanikan dan trauma mendalam bagi masyarakat. “Pola ini akan terus berlangsung sampai 4-3 minggu setelah gempa utama terjadi,” ujar Berton. Ia menambahkan, “Memang dapat dipahami ketika gempa yang selalu hadir, gempa susulan ini menimbulkan kepanikan maupun traumatik yang mendalam untuk warga yang mengalami kegempaan tersebut.”

Pemerintah dan berbagai pihak terkait terus berupaya memberikan bantuan dan penanganan bagi korban serta pengungsi di NTT, menghadapi tantangan berat akibat gempa utama dan gempa susulan yang berkelanjutan. (Sumber: https://news.detik.com/berita/d-8633936/update-gempa-ntt-103-korban-tewas-185-ribu-orang-masih-mengungsi)

Related posts