Menteri Lingkungan Hidup, Mohammad Jumhur Hidayat, telah meraih penghargaan detikSumatera Awards 2026 dalam Kategori Penggerak Transformasi Kesadaran dan Aksi Ekologis di Sumatera. Penghargaan ini diberikan atas komitmennya dalam menginisiasi upaya penyelamatan ekosistem mangrove seluas 1.200 hektare yang rusak di Indragiri Hilir, Riau, dengan target penanaman kembali minimal 500 hektare melalui kolaborasi berbagai pemangku kepentingan.
Mohammad Jumhur Hidayat, Menteri Lingkungan Hidup (LH), baru-baru ini dianugerahi penghargaan bergengsi detikSumatera Awards 2026 untuk Kategori Penggerak Transformasi Kesadaran dan Aksi Ekologis di Sumatera, sebagaimana dilansir dari https://news.detik.com/berita/rss. Dalam pidatonya, Jumhur secara khusus menyoroti komitmennya dalam menyelamatkan ekosistem mangrove di Indragiri Hilir (Inhil), Riau, yang mengalami kerusakan parah.
“Saya memang alhamdulillah beberapa kali ke Sumatera, dan terakhir saya ke Indragiri Hilir. Itu ada satu wilayah di mana ada sekitar 1.200 hektare mangrove rusak akibat kegiatan-kegiatan yang tidak bertanggung jawab,” ujar Jumhur saat menerima penghargaan dalam ajang detikSumatera Awards di The Trans Hotel Jakarta, Jumat (28/8/2026) malam.
Menindaklanjuti kondisi kerusakan tersebut, Jumhur dan Kementerian Lingkungan Hidup dengan sigap mengambil langkah konkret. Pihaknya menggandeng berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah hingga komunitas lokal, untuk berpartisipasi aktif dalam upaya pemulihan ekosistem di wilayah pesisir Inhil.
“Dan alhamdulillah KLH mengajak beberapa stakeholder akan menanam minimal 500 hektare, dan boleh jadi bisa jadi 1.000 hektare di sana untuk menyelamatkan lingkungan di Indragiri Hilir di Sumatera, di Riau,” tambah Jumhur, menunjukkan ambisi besar dalam restorasi ekologis.
Jumhur berharap bahwa aksi penanaman kembali hutan mangrove ini tidak hanya sekadar rehabilitasi fisik, tetapi juga dapat menjadi momentum krusial untuk terus menjaga dan melestarikan kelestarian ekologis di seluruh pesisir Sumatera. Ia turut menyampaikan rasa terima kasihnya atas apresiasi yang diberikan oleh detikcom melalui ajang penghargaan ini.
detikSumatera Awards sendiri merupakan platform prestisius yang diinisiasi oleh detikcom sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi kepada berbagai tokoh, institusi, komunitas, hingga pelaku usaha yang telah berhasil menghadirkan inovasi serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Pulau Sumatera.
Apresiasi bergengsi ini secara khusus dihadirkan bagi mereka yang sukses membawa perubahan signifikan dan berkontribusi dalam memajukan daerah melalui program inovatif, pertumbuhan usaha yang konsisten, serta aksi nyata para sosok penggerak perubahan di Tanah Sumatera.
Dalam edisi ini, detikSumatera Awards menghadirkan empat kategori penghargaan utama, yakni Anugerah Program Inovasi Pembangunan Terpuji, Anugerah Program Ekonomi Terpuji, Anugerah Program Bisnis Terpuji, dan Anugerah Figur Akselerator Kemajuan, menunjukkan cakupan penghargaan yang luas terhadap berbagai sektor.
Lebih dari sekadar ajang penghargaan semata, detikSumatera Awards diharapkan mampu memicu lebih banyak kolaborasi strategis dan lahirnya ide-ide segar yang manfaatnya benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat di Sumatera, mendorong pembangunan berkelanjutan dan kesejahteraan regional.
Meneropong Signifikansi Aksi Ekologis dan Apresiasi Regional
Penghargaan detikSumatera Awards kepada Mohammad Jumhur Hidayat bukan sekadar pengakuan atas individu, melainkan cerminan urgensi dan apresiasi terhadap upaya penyelamatan lingkungan di tengah tantangan pembangunan regional. Kerusakan 1.200 hektare mangrove di Indragiri Hilir adalah alarm serius akan dampak kegiatan tidak bertanggung jawab yang mengancam garis pantai dan keanekaragaman hayati. Respon cepat Kementerian Lingkungan Hidup dengan menggandeng berbagai pemangku kepentingan untuk menanam kembali minimal 500 hektare menunjukkan pendekatan kolaboratif yang esensial. Inisiatif ini tidak hanya berfokus pada restorasi fisik, tetapi juga membangun kesadaran kolektif akan pentingnya ekosistem mangrove sebagai benteng alami dari abrasi dan habitat vital. Lebih jauh, ajang detikSumatera Awards sendiri berperan sebagai katalisator, menyoroti para penggerak perubahan dan mendorong inovasi serta kontribusi nyata di Sumatera. Dengan memberikan platform bagi individu dan institusi yang berdampak positif, penghargaan semacam ini memicu lebih banyak kolaborasi strategis dan ide-ide segar, menciptakan efek domino yang melampaui seremoni penghargaan itu sendiri, dan pada akhirnya, mempercepat terwujudnya keberlanjutan ekologis serta pembangunan yang bertanggung jawab di seluruh wilayah Sumatera.
(Sumber: https://news.detik.com/berita/d-8638950/raih-detiksumatera-awards-jumhur-bicara-aksi-ekologis-selamatkan-lingkungan-sumatera)







