Daftar 18 Lembaga Yang Akan Dibubarkan Jokowi dalam Waktu Dekat Masih Menunggu

  • Whatsapp

TOPIKTREND.COM, Waduh gawat, ada 18 Lembaga yang akan dibubarkan Jokowi, Lembaga apa saja itu? ini yang menjadi perbincaangan hangat saat ini, banyak yang penasaran apa saja lembaga yang akan dibubarkan Jokowi tersebut.

“Dalam waktu dekat ini ada 18,” kata Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (13/7/2020) sebagaimana dikutip Tribunnews.com.

Read More

Jika 18 Lembaga tersebut di buka ke publik, pasti banyak yang akan terkejut, mengapa tidak? karena dalam lembaga ini pasti ada pejabatnya dan mendapatkan anggaran yang besar, jika dibubarkan berarti banyak pejabat yang harus turun, entah apa solusi Presiden Jokowi untuk menampung pejabat yang sudah diberhentikan dari Lembaga-lembaga tersebut, untuk itu solusinya ada pada presiden.

Kita hanya tinggal menunggu waktu saja, sebab berita ini menjadi kabar gembira buat rakyat yang menginginkan untuk tidak ada lagi pemborosan anggaran dalam pemerintahan, jika 18 lembaga ini dibubarkan maka otomatis anggaran legara akan fokus pada pembangunan bukan para masalah seremonial saja, yang hanya bisa menghabiskan anggaran sematan.

Show, bagaimana menurut anda, tentu ada yang kecewa juga ada yang senang, tapi semua tergantung sih, mereka yang kecewa adalah pasti mereka yang berada dilembaga tersebut karena jabatan mereka terancam, masih beruntung jika mereka diberikan jabatan ditempat lain, nah bagaimana jika pejabat disana langsung jadi staf biasa? pasti sakit hati karena merasa dirugikan.

Lalu lembaga apa saja yang akan dibubarkan dalam waktu dekat ini? semua masih menunggu, karena daftar lembaga tersebut belum dibuka ke publik karena masih dicarikan mekanisme dan alasan atas pembubaran lembaga tersebut, jika sudah ada nanti saya akan update lagi ya.

Apa alasan Presiden Jokowi membubarkan 18 Lembaga tersebut? simak ulasannya berikut sebagaimana dilansir kompas.com:

“Semakin bisa kita kembalikan anggaran, biaya. Kalau pun bisa kembalikan ke menteri kementerian, ke Dirjen, Direktorat, Direktur, kenapa kita harus pakai badan-badan itu lagi, ke komisi-komisi itu lagi,” kata dia.

Sebab, menurut dia, dalam persaingan global ke depan, negara yang cepat akan mengalahkan negara yang lambat. Jadi bukan lagi negara besar mengalahkan negara yang kecil.

“Saya ingin kapal itu sesimpel mungkin sehingga bergeraknya menjadi cepat. Organisasi ke depan kira-kira seperti itu,” ujar dia.

Related posts