KUNCI JAWABAN Kelas 6 SD Tema 5 Halaman 63 64 65 66 67 69 70 71 72 73 74 Buku Tematik Siswa SD Subtema 2 Usaha di Sekitarku

KUNCI JAWABAN Kelas 6 SD Tema 5 Halaman 63 64 65 66 67 69 70 71 72 73 74 Buku Tematik Siswa SD Subtema 2 Usaha di Sekitarku
KUNCI JAWABAN Kelas 6 SD Tema 5 Halaman 63 64 65 66 67 69 70 71 72 73 74 Buku Tematik Siswa SD Subtema 2 Usaha di Sekitarku

TOPIKTREND.COM, KUNCI JAWABAN Kelas 6 SD Tema 5 Halaman 63 64 65 66 67 69 70 71 72 73 74 Buku Tematik Siswa SD Subtema 2 Usaha di Sekitarku – Simak berikut ini pembahasan kunci jawaban  Tema 5 kelas 6 SD / MI berjudul Wirausaha halaman 63, 64, 65, 66, 67, 68, 69, 70, 71, 72, 73, 74, 75, dan 76  Subtema 2 Pembelajaran 1 tentang Usaha di Sekitarku.

Materi soal yang dibahas dikutip dari  Buku Tematik SD kurikulum 2013 edisi revisi 2018.

Read More

Pada buku tematik Tema 5 Kelas 6 SD terdapat 3 subtema diantaranya adalah Subtema 1 Kerja Keras Berbuah Kesuksesan, Subtema 2 Usaha di Sekitarku dan Subtema 4 Ayo, Belajar Berwirausaha.

Selengkapnya soal juga terdapat pada subtema 2 Pembelajaran 1 dalam Tema 5 kelas 6 SD berjudul Wirausaha.

Kunci jawaban Tema 5 kelas 6 SD ini ditujukan kepada orang tua atau wali sebagai pedoman untuk mengoreksi hasil belajar anak.

Berikut kunci jawaban Buku Tematik Tema 5 Kelas 6 SD Subtema 2  pembelajaran 1 tentang Usaha di Sekitarku halaman 63, 64, 65, 66, 67, 68, 69, 70, 71, 72, 73, 74, 75, dan 76   yang dikutip dari Buku Guru dan Siswa serta beberapa sumber:

(Update Informasi Kunci Jawaban)

>>> Halaman 63

Ayo Mengamati

Kegiatan Wirausaha.
Kegiatan Wirausaha. (Buku Terpadu Tematik SD)

Amati gambar dan tuliskan hal yang ingin kamu ketahui lebih lanjut tentang kegiatan wirausaha pada gambar di atas dalam bentuk pertanyaan.

Jawaban:

– Apa saja hambatan ketika menjalankan usaha-usaha tersebut?

– Berapakah penghasilan yang diperoleh dari usaha-usaha tersebut?

>>> Halaman 64

Diskusikan pertanyaan yang telah kamu tulis dengan salah seorang teman. Tulis kesimpulan dari hasil diskusimu.

Jawaban: Setiap usaha memiliki hambatan serta penghasilan yang berbeda-beda.

Sebutkan usaha-usaha lain yang kamu temukan di lingkungan rumahmu.

Jawaban: Warung penjual sayur, warung makan, warung kopi, butik, toko alat tulis, konter pulsa, dan salon.

Apa manfaat yang kamu peroleh dari usaha-usaha tersebut?

Jawaban: Saya bisa mendapatkan hampir semua kebutuhan saya lebih dekat.

>>> Halaman 65

Perhatikan kembali gambar usaha fotokopi, pangkas rambut, dan bengkel sebelumnya. Sumber daya dan peralatan apa saja yang digunakan dalam usaha-usaha di atas? Jelaskan.

Jawaban:

a. Sumber daya dan peralatan apa saja dalam usaha fotokopi diantaranya:
– Mesin fotokopi menjadi alat produksi utama.
– Kertas berfungsi sebagai bahan produksi.
– Sumber daya manusia menjadi operator mesin fotokopi.

b. Sumber daya dan peralatan apa saja dalam usaha potong rambut diantaranya:
– Mesin cukur dan gunting merupakan alat untuk memotong rambut.
– Kursi menjadi tempat pelaggan untuk duduk selagi dicukur.
– Sumber daya manusia menjadi operator dari alat cukur.

c. Sumber daya dan peralatan apa saja dalam usaha bengkel diantaranya
– Perkakas dan sparepart sebagai alat dan bahan usaha.
– Sumber daya manusia yang menggunakan seluruh perkakas untuk memasang sparepart.

Apakah seluruh sumber daya dan peralatan yang digunakan hanya berasal dari dalam negeri? Jelaskan.

Jawaban: Tidak, karena kebanyakan mesin fotokopi, mesin cukur, dan perkakas merupakan barang buatan luar negeri.

Apakah ada peralatan yang didatangkan dari negara lain? Jelaskan.

Jawaban:  Tentu saja ada, diantaranya mesin fotokopi, mesin cukur, dan perkakas yang kebanyakan berasal dari negara lain.

>>> Halaman 66

Dalam menjalankan roda perekonomian, suatu negara tidak dapat berdiri sendiri. Namun, diperlukan kerja sama dengan negara lain. Salah satu contohnya adalah kerja sama di antara negara-negara ASEAN.

Mari kita ambil contoh sederhana dari usaha yang terdapat pada gambar tadi, yaitu usaha pangkas rambut. Untuk menjalankan usaha tersebut, sumber daya yang digunakan bisa berasal dari dalam negeri, misalnya sumber daya manusia, kursi, dan meja. Namun, ada juga sumber daya yang berasal dari luar negeri, misalnya mesin cukur dan peralatan lainnya.

Begitu pula dengan usaha fotokopi dan bengkel. Sebagian sumber daya ada yang berasal dari dalam negeri, dan ada pula yang didatangkan dari luar negeri, seperti mesin fotokopi dan suku cadang untuk kendaraan bermotor. Kegiatan mendatangkan atau memasukkan barang dagangan atau komoditas dari luar negeri disebut mengimpor. Kegiatan mengirim barang dagangan atau komoditas ke luar negeri disebut mengekspor.

>>> Halaman 67

Ayo Membaca

Baca teks berikut dalam hati.

Kerajinan batik dan gerabah Kasongan adalah dua contoh wirausaha yang telah mengekspor produk ke luar negeri, khususnya ke negara-negara ASEAN.

Kerajinan batik dan gerabah Kasongan.
Kerajinan batik dan gerabah Kasongan. (Buku Terpadu Tematik SD)

Ekspor Batik Terus Meningkat

Kementerian Perindustrian menargetkan ekspor produk batik hingga 2019 mencapai US$1,5 miliar (sekitar Rp22,07 triliun).

Berdasarkan data Kementerian Perdagangan, ekspor produk batik cenderung meningkat setiap tahun. Pada Periode Januari-April 2015, nilai ekspor mencapai US$81,8 juta (sekitar Rp1,2 triliun).

Ekspor pada 2014 mencapai US$340 juta (sekitar Rp5 triliun).Jumlah itu meningkat 17% jika dibandingkan dengan ekspor 2013.

Batik Indonesia sudah diekspor ke berbagai negara ASEAN, seperti Malaysia dan Singapura. Selain itu juga ke negara Amerika, Eropa, dan Australia. Sumber: Media Indonesia (dengan penyuntingan).

>>> Halaman 68

Kasongan Bantul Ekspor Gerabah Miliaran Rupiah per bulan

Kalangan perajin di sentra kerajinan gerabah dan keramik Desa Kasongan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mampu mengekspor berbagai macam kerajinan. Ekspor tersebut mencapai 80 kontainer per bulan atau setara dengan sekitar 6 miliar rupiah.

Berbagai kerajinan gerabah yang diekspor itu meliputi guci yang dibalut dengan kerang dan kaca, patung, hiasan luar ruangan dengan berbagai model, dan motif kembangannya.

Sentra kerajinan Kasongan memiliki ratusan perajin yang tersebar di lima pedusunan, dengan sekitar 200 perajin kualitas ekspor, termasuk lima perajin skala besar.

Pada periode 2008 sampai 2010 ekspor kerajinan memang cenderung turun, terutama ke Amerika dan Eropa, namun mulai 2011 dan setelahnya ekspor mulai meningkat bahkan mulai merambah ke Australia dan sebagian Asia. Sumber: www.antaranews.com (dengan penyutingan)

>>> Halaman 69

1.      Apakah kamu mengetahui komoditas lain yang diekspor dari Indonesia ke berbagai negara di lingkup ASEAN

Jawaban:
– Kelapa sawit, tembakau, kopi, karet, teh, kakao, dan tebu.
– Perangkat elektronik.
– Tekstil.
– Kulit dan produk olahannya.
– Batu bara.

2.      Apakah kamu juga mengetahui komoditas yang diimpor dari berbagai negara di lingkup ASEAN ke Indonesia?

Jawaban:
– Minyak dan gas.
– Perangkat elektronik.
– Garam dan gula.
– Bawang putih.
– Obat-obatan maupun peralatan kedokteran.

Carilah informasi untuk menjawab pertanyaan di atas. Laporkan informasi yang kamu temukan secara tertulis. Presentasikan hasilnya pada pertemuan selanjutnya.

Ayo Membaca

Perhatikan gambar berikut.

Apakah ada usaha yang menjual benda-benda berikut di sekitar tempat tinggalmu?
Apakah ada usaha yang menjual benda-benda berikut di sekitar tempat tinggalmu? (Buku Terpadu Tematik SD)

Apakah ada usaha yang menjual benda-benda berikut di sekitar tempat tinggalmu?

>>> Halaman 70

Amati gambar di atas. Apakah kamu bisa memprediksi yang akan terjadi jika benda-benda tersebut didekatkan ke magnet. Tuliskan prediksimu pada tabel berikut.

Buka halaman selanjutnya:

Related posts