Kecelakaan Maut di Puncak Bogor: Pasutri Meninggal Dunia Terlindas Truk Usai Senggolan dengan Pemotor Lain

Sebuah tragedi maut mengguncang Jalan Raya Puncak, Bogor, Jawa Barat, pada Selasa pagi, ketika sepasang suami istri tewas di lokasi kejadian setelah motor yang mereka kendarai bersenggolan dengan kendaraan lain sebelum akhirnya terlindas sebuah truk dump.

Korban diidentifikasi sebagai HS (54) dan RN (55), pasangan suami istri yang merupakan warga sekitar lokasi kejadian. Insiden tragis ini terjadi tepatnya di depan Diklat BPJS, Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, menambah daftar panjang kecelakaan di jalur rawan tersebut yang kerap memakan korban jiwa.

Read More

“Telah terjadi kecelakaan di Jalan Raya Puncak di depan Diklat BPJS tepatnya di Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua. Akibat dari kecelakaan tersebut MD (meninggal dunia) dua orang. Korban suami istri,” terang Kanit Gakkum Satlantas Polres Bogor, Ipda Arif Rahman, pada Selasa (25/8/2026).

Menurut keterangan Ipda Arif Rahman, kronologi kecelakaan bermula saat pasangan suami istri tersebut mengendarai sepeda motor Honda Supra X berwarna hitam bernomor polisi F-4681-LP. Keduanya berusaha mendahului sepeda motor lain di pagi hari yang nahas itu.

Nahas, dalam upaya mendahului, stang kiri motor Honda Supra X yang dikendarai HS membentur stang kanan motor lain yang jenis dan nomor polisinya tidak diketahui. Benturan tersebut menyebabkan motor pasutri oleng dan kehilangan kendali, lalu terjatuh ke lajur kanan jalan raya.

Pada saat yang bersamaan, sebuah dump truk yang datang dari arah berlawanan melintas di lokasi. HS, yang mengemudikan Honda Supra X, terlindas ban depan sebelah kanan dump truk. Sementara itu, RN yang dibonceng, terlindas ban belakang dump truk yang sama.

Akibat luka parah di bagian kepala dan badannya, kedua korban, HS dan RN, dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait insiden ini.

Ipda Arif Rahman juga menambahkan bahwa pengendara motor lain yang bersenggolan dengan korban dilaporkan langsung melanjutkan perjalanan dan meninggalkan lokasi kejadian tanpa diketahui identitasnya. “Pengendara motor (yang berbenturan dengan korban) tidak diketahui. Melanjutkan perjalanan dan nopol belum diketahui. Korban pasangan suami istri dan masih warga sekitar,” tutup Arif Rahman, menegaskan upaya pencarian saksi dan pelaku lain yang terlibat dalam insiden tragis ini untuk mengungkap duduk perkara selengkapnya.

Related posts