Polda Metro Umumkan Hasil Forensik Jenazah Sutrimo Pekan Ini

Sumber Gambar: https://news.detik.com/berita/d-8633854/polda-metro-umumkan-hasil-forensik-jenazah-sutrimo-pekan-ini

Polda Metro Jaya akan segera mengumumkan hasil pemeriksaan forensik terhadap jenazah Sutrimo, korban yang ditemukan tewas di depan klinik kecantikan Mordent, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, seiring dengan penyelidikan kasus kematiannya yang masih berlangsung.

Sebagaimana dilansir dari detik.com, hasil forensik jenazah Sutrimo diharapkan dapat diterima oleh penyidik pada pekan ini. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menyatakan bahwa pihak kepolisian masih berkomunikasi dengan tim dokter forensik terkait jadwal penerimaan hasil tersebut.

Read More

Proses ekshumasi jenazah Sutrimo sendiri telah dilaksanakan pada Rabu, 12 Agustus, di Desa Wlahar, Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas. Proses ini berlangsung selama kurang lebih 3,5 jam, dari pukul 09.30 hingga 13.00 WIB, dengan melibatkan tim dokter forensik dan Polda Metro Jaya.

Kombes Budi Hermanto menambahkan, setelah hasil dari laboratorium forensik keluar, tim dokter forensik yang merupakan ahli di bidangnya masing-masing akan menyampaikan secara langsung temuan dari pemeriksaan tersebut. “Mudah-mudahan Minggu ini, karena yang bekerja adalah lab. Makanya kami juga berharap nanti setelah hasil lab, tim dokter forensik yang akan menyampaikan, mereka-mereka yang expert di bidangnya masing-masing,” tutur Budi.

Selain pemeriksaan forensik terhadap jenazah, penyelidikan kasus dugaan kejanggalan kematian Sutrimo masih terus berjalan intensif. Total 27 saksi telah dimintai keterangan oleh penyidik guna mengungkap fakta-fakta terkait peristiwa tersebut. “Yang pasti sampai detik ini dalam proses penyidikan ada 27 saksi yang diperiksa,” ujar Budi.

Ketua Tim Dokter Forensik, Prof. Yudi, menjelaskan bahwa informasi awal menyebutkan jenazah Sutrimo ditemukan dengan kondisi mulut dan hidung berbusa. Namun, saat proses ekshumasi dilakukan tiga pekan setelah pemakaman, busa tersebut sudah tidak terlihat. “Memang informasi yang kami terima, jenazah Sutrimo ini mengeluarkan swab, mengeluarkan buih ya dari hidung dan mulutnya pada saat dia meninggal. Namun pada waktu kami ekshumasi tadi, sudah tidak ada,” kata Prof Yudi.

Meskipun demikian, tim forensik telah mengambil sampel dengan cara men-swab untuk memeriksa kemungkinan sisa-sisa kandungan yang ada. Pihak kedokteran forensik selanjutnya akan melakukan uji lanjutan meliputi toksikologi, pemeriksaan DNA, dan pemeriksaan histopatologi, mengingat kondisi jenazah sudah mengalami pembusukan. “Tapi kami mencoba melakukan tadi, pemisahan laboratorium mengambil dengan cara men-swab ya, apakah di situ masih ada sisa-sisa dari yang terkandung dari ini,” tambah Prof Yudi.

Sutrimo ditemukan dalam keadaan tidak sadarkan diri pada Kamis, 23 Juli. Korban kemudian segera dilarikan menggunakan ambulans ke RS Muhammadiyah Taman Puring, namun setibanya di sana, ia dinyatakan telah meninggal dunia.

Pengumuman hasil forensik yang dinantikan ini diharapkan dapat memberikan titik terang atas kejanggalan kematian Sutrimo dan membantu penyidik dalam mengungkap kebenaran di balik kasus ini. (Sumber: https://news.detik.com/berita/d-8633854/polda-metro-umumkan-hasil-forensik-jenazah-sutrimo-pekan-ini)

Related posts