KUNCI JAWABAN Kelas 5 SD Tema 4 Halaman 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 Buku Tematik Siswa Subtema 1 Pembelajaran 6 Peredaran Darahku Sehat

  • Whatsapp
KUNCI JAWABAN Kelas 5 SD Tema 4 Halaman 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 Buku Tematik Siswa Subtema 1 Pembelajaran 6 Peredaran Darahku Sehat
KUNCI JAWABAN Kelas 5 SD Tema 4 Halaman 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 Buku Tematik Siswa Subtema 1 Pembelajaran 6 Peredaran Darahku Sehat

TOPIKTREND.COM, KUNCI JAWABAN Kelas 5 SD Tema 4 Halaman 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 Buku Tematik Siswa Subtema 1 Pembelajaran 6 Peredaran Darahku Sehat – Simak berikut ini pembahasan kunci jawaban Tema 4 kelas 5 SD / MI berjudul Sehat Itu Penting halaman 43, 44, 45, 46, 47, 48, 49, 50, 51, dan 52 Subtema 1 Pembelajaran 6 tentang Peredaran Darahku Sehat.

Materi soal yang dibahas dikutip dari  Buku Tematik SD kurikulum 2013 edisi revisi 2018.

Read More

Pada buku tematik Tema 4 Kelas 5 SD terdapat 4 subtema diantaranya Subtema 1 tentang Peredaran Darahku Sehat, Subtema 2 Gangguan Kesehatan pada Organ Peredaran Darah, Subtema 3 Cara Memelihara Kesehatan Organ Peredaran Darah Manusia, dan Subtema 4 Kegiatan Berbasis Proyek dan Literasi.

Selengkapnya soal juga terdapat pada subtema 1 Pembelajaran 6 dalam Tema 4 kelas 6 SD / MI Peredaran Darahku Sehat.

Kunci jawaban Tema 4 kelas 5 SD ini ditujukan kepada orang tua atau wali sebagai pedoman untuk mengoreksi hasil belajar anak.

Berikut kunci jawaban Buku Tematik Tema 4 Kelas 5 SD / MI  Subtema 1 pembelajaran 6 Peredaran Darahku Sehat halaman 43, 44, 45, 46, 47, 48, 49, 50, 51, dan 52  yang dikutip dari Buku Guru dan Siswa serta beberapa sumber:

(Update Informasi Kunci Jawaban)

>>> Halaman 43

Dayu, Lani, dan Udin melaksanakan tugas piket kelas. Piket kelas bertujuan supaya tempat belajar menjadi bersih dan terjaga kesehatannya. Dengan tempat bersih, belajar pun menjadi nyaman. Dayu dan teman-teman bekerja sama dengan baik. Dayu menyapu lantai, Lani membersihkan meja dengan kemoceng, dan Udin menghapus tulisan di papan tulis. Mereka datang lebih awal sehingga kelas sudah bersih sebelum bel tanda masuk berbunyi. Mereka menunjukkan sikap tanggung jawab dalam melaksanakan tugas.

Di mana pun kamu berada, kamu harus menunjukkan sikap tanggung jawab. Sikap tanggung jawab telah ditunjukkan oleh Dayu, Lani, dan Udin dalam melaksanakan tugas piket kelas. Banyak tanggung jawab yang kamu emban sebagai warga sekolah. Apa sajakah itu? Sudahkah kamu melaksanakan tanggung jawab tersebut?

Ayo Menulis

Tuliskan tanggung jawabmu sebagai warga sekolah! Coba kamu ingat apakah kamu sudah melaksanakan tanggung jawabmu tersebut? Tuliskan bentuk tanggung jawabmu sebagai warga sekolah dan beri penjelasan tanggung jawab yang sudah kamu laksanakan!

>>> Halaman 44

Tuliskan dalam bentuk tabel seperti berikut!

Tabel bentuk tanggung jawabmu sebagai warga sekolah.
Tabel bentuk tanggung jawabmu sebagai warga sekolah. (Buku Terpadu Tematik SD / tematik.gawekami.com)

Setelah selesai melaksanakan tugas piket kelas, Dayu dan teman-temannya mencuci tangan. Selanjutnya, mereka bergabung dengan teman satu kelasnya untuk mengikuti pelajaran. Ibu Guru masuk kelas. Seperti biasa Ibu Guru mengucapkan salam. Semua anak menjawab salam bu guru. Tiba-tiba Ibu Guru berpantun. Inilah pantun yang diucapkan Ibu Guru di depan kelas.

Pergi ke pasar membeli batik

Jangan lupa pula beli durian

Duhai muridku tampan dan cantik

Bagaimana kabar kalian

Semua anak menjawab, “kabar baik, bu.” Sontak Ibu Guru tersenyum. Selanjutnya, Ibu Guru mengulas kembali materi tentang pantun. Inilah ulasan singkat tentang pantun yang disampaikan Ibu Guru. Pantun merupakan karya yang dapat menghibur sekaligus menegur.

Pantun merupakan ungkapan perasaan dan pikiran karena ungkapan tersebut disusun dengan kata-kata sedemikian rupa sehingga menarik untuk didengar atau dibaca. Pantun menunjukkan bahwa Indonesia memiliki ciri khas tersendiri dalam mendidik dan menyampaikan hal-hal yang bermanfaat. Pantun memiliki dua bagian, yaitu sampiran (baris pertama dan kedua) dan isi (bait ketiga dan keempat). Pantun banyak macamnya dan dapat dibedakan menjadi dua, yaitu sebagai berikut.

1. Berdasarkan siklus kehidupan (usia), pantun dibedakan menjadi tiga.

a. Pantun anak-anak, yaitu pantun yang memiliki kaitan dengan masa kanak-kanak yang menggambarkan makna suka cita maupun duka cita.

>>> Halaman 45

b. Pantun orang muda, yaitu pantun mengenai kehidupan masa muda yang berisi atau bermakna perkenalan, hubungan asmara dan rumah tangga, perasaan (kasih sayang, iba, iri), dan nasib.

c. Pantun orang tua, yaitu pantun mengenai orang tua mengenai adat budaya, agama, dan nasihat.

2. Berdasarkan isinya, pantun dibedakan sebagai berikut.

a. Pantun jenaka adalah pantun yang berisi hal-hal lucu dan menarik

b. Pantun nasihat adalah pantun yang berisi nasihat dengan tujuan mendidik dan memberikan nasihat moral, budi perkerti, dan lainnya.

c. Pantun teka-teki adalah pantun yang berisikan teka teki dan pendengar atau pembaca diberi kesempatan untuk menjawab atau membalas teka-teki pantun tersebut. d. Pantun kiasan adalah pantun yang berisi perumpamaan atau ibarat, biasa digunakan untuk menyampaikan suatu hal secara tersirat.

Ayo Berkreasi

Kamu telah memahami macam-macam pantun berdasarkan isinya. Sekarang, buatlah contoh dari keempat pantun tersebut! Tuliskan makna dari pantun yang kamu buat. Kemudian, bacalah di depan teman-teman dan gurumu!

1.      Pantun Jenaka Pantun jenaka

Jawaban:

Jalan-jalan ke pinggir empang,
Nemu katak di pinggir empang.
Hati siapa tak bimbang,
Kamu botak minta dikepang.

Makna pantun: perasaan yang bingung karena tak ada rambut namun minta dikepang

Burung perkutut,
Burung kutilang.
Kamu kentut,
Tak bilang-bilang.

Makna pantun : Kamu kentut diam-diam dan tidak memberi tahu

>>> Halaman 46

2.      Pantun nasihat

Nonton sepak bola bareng Galuh
Si Galuh gemar grup bola MU
Dalam hidup jangan mengeluh
Ingat kerja-keras orang tuamu

Makna Pantun: Jangan terlalu banyak mengeluh dan hargailah kerja keras orang tua yang selalu berusaha membahagiakanmu

Merah muda baju si bibi
Di tangan ada bayam seikat
Masalah warga datang bertubi
Berkumpulah untuk mufakat

Makna Pantun:  Setiap manusia hendaknya menyisakan waktunya untuk berkumpul bersama warga kampungnya. Berkumpul untuk membicarakan masalah bersama sehingga mencapai mufaka

3.      Pantun Teka Teki Pantun teka-teki

Ada kuda yang berponi
Bertemu unta di gurun
Jika pintar tebaklah ini,
Apakah yang naik tak bisa turun?

Jawaban: umur

Makna pantun: Yang naik tidak bisa turun adalah umur. Karena umur selalu bertambah, bukan berkurang.

Kalau tuan pergi ke kedai
Belikan saya si gula batu
Kalau tuan orang yang pandai
Apa binatang tulangnya satu

Jawaban: cumi-cumi atau sotong

Makna pantun: Cumi-cumi atau sotong memiliki tulang dalam yang cukup keras untuk melindungi tubuh cumi-cumi. Tulang pada binatang jumlah ada banyak, tetapi berbeda dengan cumi-cumi yang hanya mempunyai satu tulang saja.

>>> Halaman 47

4.      Pantun kiasan

Pergi ke Cina mencari ilmu
Menggapai cita hingga ke bulan
Tak ada yang bisa membalas kasihmu
Karena tak habis diukur jalan

Makna pantun: Tidak ada yang bisa membalas kasih ibu yang telah diberikannya sepanjang hidupnya

Burung gagak burung elang
Mencari sarang tuk berhuni
Rasa syukur yang tak terbilang
Bak hujan di bulan Juni

Makna pantun: Rasa syukur yang luar biasa seperti hujan yang turun di musim kemarau

Si Bogel anak yang badung
Bermain pasir masuk ke mata
Mari semua bersenandung
Nada ceria semangat kita.

Setelah menjelaskan kembali tentang pantun, Bu Guru mengajak murid-murid menyanyi bersama. Lagu yang dinyanyikan bertangga nada mayor sehingga bisa membangkitkan semangat Siti dan teman-temannya. Inilah lagu yang dinyanyikan bersama

>>> Halaman 48

Ayo Bernyanyi

Halo-Halo Bandung

Lagu Halo-Halo Bandung.
Lagu Halo-Halo Bandung. (Buku Terpadu Tematik SD)

>>> Halaman 49

Halo-Halo Bandung merupakan lagu bertangga nada mayor. Pada dasarnya, tangga nada dibedakan menjadi tangga nada mayor dan tangga nada minor. Kamu tentu masih ingat tentang tangga nada mayor dan minor, bukan? Tidak ada salahnya kamu ingat kembali tentang tangga nada berikut ini. Tangga nada merupakan susunan berjenjang dari nada-nada pokok suatu sistem nada. Tangga nada dimulai dari salah satu nada dasar sampai dengan nada oktafnya, misalnya do, re, mi, fa, so, la, si, do. Tangga nada dibedakan menjadi dua, yaitu sebagai berikut.

1.      Tangga Nada Mayor

Sebagai contoh, tangga nada A mayor adalah C, D, E, F, G, A, B, C’ Ciri-cirinya adalah sebagai berikut.

• Bersifat riang gembira.

• Bersemangat.

• Biasanya diawali dan diakhiri dengan nada Do.

• Memiliki pola interval : 1 , 1 , ½, 1 , 1 , 1, ½. Dalam teori musik, skala mayor atau tangga nada mayor adalah salah satu tangga nada diatonik. Skala ini tersusun oleh delapan not. Interval antara not yang berurutan dalam skala mayor adalah: 1, 1, ½, 1, 1, 1, ½.

2.      Tangga Nada Minor

Dalam teori musik, tangga nada minor adalah salah satu tangga nada diatonik. Tangga nada ini tersusun oleh delapan not. Interval antara not yang berurutan dalam tangga nada minor (asli) adalah: 1, ½, 1, 1, ½, 1, 1. Sebagai contoh, tangga nada A minor adalah A, B, C, D, E, F, G, A’. Tangga nada minor dapat dilihat sebagai mode musik ke-enam dalam tangga nada mayor. Tangga nada minor kadangkala dianggap mempunyai bunyi yang cenderung lebih sedih dibandingkan dengan tangga nada mayor.

Ciri-cirinya adalah sebagai berikut.

• Bersifat sedih.

• Kurang bersemangat.

• Biasanya diawali dan diakhiri dengan nada La = A.

• Mempunyai pola interval : 1, ½ , 1 , 1 , ½ , 1 , 1. Tangga nada minor menggunakan tanda mula yang sama dengan tangga nada mayor yaitu c’ == Tanda mula tangga nada minor ==. Tanda mula yang sesuai dengan pola interval suatu tangga nada minor alami dianggap sebagai tanda mula untuk tangga nada minor tersebut. Tangga nada mayor dan minor yang memiliki tanda mula sama disebut sebagai relatif. Jadi, tangga nada C mayor merupakan mayor relatif dari tangga nada A minor, dan tangga nada C minor adalah minor relatif dari tangga nada A mayor.

>>> Halaman 50

Tangga nada mayor relatif dari suatu tangga nada minor, ditentukan dengan menaikkan nada tonika tangga nada minor tersebut sebanyak satu nada dan satu seminada (tiga setengah langkah), yaitu dengan interval terts minor. Jika tanda mula suatu tangga nada, misalnya G mayor, terdiri atas satu kres, maka tangga nada minor relatifnya, E minor, juga memiliki satu kres sebagai tanda mula.

Ayo Berkreasi

Buatlah tangga nada C mayor dan C minor serta G mayor dan G minor! Buatlah tangga nada tersebut dalam kotak berikut.

1. Tangga nada C minor
Jawaban: C, D, Eb, F, G, Ab, B, C’

2. Tangga nada C mayor
Jawaban: C, D, E, F, G, A, B, C’

3. Tangga nada G minor
Jawaban: G, A, Bb, C, D, Eb, F#, G’

4. Tangga nada G mayor
Jawaban: G, A, B, C, D, E, F#, G’

>>> Halaman 51

Ayo Renungkan

Memiliki kemampuan memahami teori musik sangat menyenangkan. Bagaimana seandainya kamu memiliki kemampuan tersebut? Apa yang akan kamu lakukan atas kemampuanmu tersebut? Tuliskan hasil renunganmu.

Jika saya memiliki kemampuan teori musik, maka saya akan menggunakan kemampuan tersebut untuk mendalami tentang musik, baik dari segi teori maupun praktik. Kemudian, saya akan menggunakan kemampuan tersebut untuk mengajarkan musik kepada orang-orang lain, terutama mereka yang tidak memiliki akses maupun kesempatan untuk belajar musik. Sehingga akan semakin banyak orang yang dapat menguasai musik dan mencintainya.

>>> Halaman 52

Kerjasama dengan Orang Tua

Kamu misalnya memiliki hobi. Akan tetapi, kamu tidak tahu caranya untuk menyalurkan hobi tersebut. Coba kamu diskusikan dengan orang tuamu mengenai hobimu. Upayakan hingga tercapai kata sepakat mengenai upaya penyaluran hobimu tersebut! Tuliskan hasil diskusimu pada kolom berikut!

Saya memiliki hobi menari, langkah yang saya lakukan adalah memberitahu kedua orang tua mengenai hobi saya.

Saya menjelaskan kepada Bapak dan Ibu bahwa hobi yang saya tekuni tidak akan mengganggu tugas utama saya sebagai pelajar yaitu belajar.

*) Disclaimer: Kunci jawaban di atas hanya digunakan oleh orang tua untuk memandu proses belajar anak.

Artikel ini telah tayang di TribunPontianak.co.id dengan judul KUNCI JAWABAN Tema 4 Kelas 5 Halaman 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 Subtema 1 Pembelajaran 6, https://pontianak.tribunnews.com/2021/10/08/kunci-jawaban-tema-4-kelas-5-halaman-43-44-45-46-47-48-49-50-51-52-subtema-1-pembelajaran-6?page=all.
Penulis: Dhita Mutiasari | Editor: Dhita Mutiasari

  • Whatsapp

Related posts