TRIBUNNEWS.COM – Serangkaian insiden penembakan menewaskan sedikitnya 15 orang dan lebih dari 50 lainnya terluka di delapan negara bagian di Amerika Serikat akhir pekan ini, NPR melaporkan.
Kekerasan senjata terus terjadi ketika negera itu masih berkabung atas jatuhnya korban dalam penembakan massal Mei lalu di Buffalo New York, dan Uvalde Texas.
Di Pennsylvania, polisi mengatakan beberapa orang menembak ke arah kerumunan pada Sabtu (4/6/2022) malam di South Street, wilayah yang terkenal dengan kehidupan malamnya.
Pihak berwenang mengatakan 3 orang tewas akibat tembakan, dan setidaknya 11 lainnya terluka.
Polisi mengatakan beberapa pistol ditemukan di tempat kejadian, tetapi belum ada pihak yang ditahan.
“Sekali lagi, kita melihat nyawa hilang dan orang-orang terluka dalam tindakan kekerasan senjata yang menghebohkan, kurang ajar, dan tercela,” kata Wali Kota Philadelphia Jim Kenney dalam sebuah pernyataan, Minggu (5/6/2022).
Baca juga: Penembakan di Philadelphia dan Tennessee Tewaskan Sedikitnya 6 Orang dan 25 Orang Terluka
Baca juga: Penembakan di RS Oklahoma Amerika Serikat Tewaskan 5 Orang, Termasuk Pelaku

Tembakan di Chattanooga, Tennessee menyebabkan tiga orang tewas
Di Chattanooga, Tenn, Minggu (5/6/2022) pagi, polisi menanggapi laporan adanya penembakan di dekat klub malam.
3 orang tewas dan 14 lainnya terluka, menurut kepala polisi Celeste Murphy.
2 orang meninggal karena luka tembak, sementara orang ketiga meninggal karena luka-luka setelah ditabrak kendaraan, kata Murphy.

