Ahli Fisika Dari Papua Sempat Diremehkan Namun Menjadi Kebanggaan

  • Whatsapp
palingseru.com
BANTU LIKE DAN SHARE YA? SEMOGA BERMANFAAT

Pria asal Papua yang sempat diremehkan kini dikagumi banyak orang. Tidak sedikit orang yang meremehkannya, namun hal tersebut membuat Septinus tetap semangat meraih cita-citanya.

Septinus kini melejitkan karyanya sebagai bukti bahwa ia memang mampu dan tidak untuk diremehkan. Pemuda ini mampu membanggakan provinsi asalnya yaitu Papua.

Read More

palingseru.com

Pemuda Papua Ahli Fisika Internasional

Pemuda ini bernama Septinus George Saa. Pemuda ini lahir pada tanggal 22 September 1986. Ayahnya bernama Silas Saa dan sang ibu bernama Neice Wofam. Septinus George Saa merupakan anak bungsu dari lima bersaudara.

Dari kecil Septinus sudah terlihat sebagai anak yang cerdas. Hal ini dibuktikan dari perolehan nilai semasa sekolah. Nilai-nilai yang didapatkan begitu memuaskan. Tidak heran jika kini ia menjadi seorang ahli Fisika dunia.

Bahkan karyanya sudah digunakan sebagai rujukan ilmuwan ternama. Karyanya tersebut sudah melejit hingga ke kancah Internasional.

Fakta Dibalik Kesuksesan Spetinus Si Ahli Fisika

Ternyata tidak banyak orang yang mengetahui bagaimana perjuangan Septinus untuk meraih kesuksesannya menjadi ahli Fisika. Ia sempat terhambat karena keterbatasan hidup. Meskipun ayahnya seorang pegawai pemerintahan, namun keluaganya harus menambah pemasukan dengan cara berkebun.

Selain itu, ia juga pernah kabur ke Jakarta. Sebelumnya, ia pernah bersekolah di sekolah favorit. Bahkan ia pernah menjuarai beberapa olimpiade Fisika.

Kemudian ia menjadi suka dengan pelajaran Fisika. Setelah itu, akan ada olimpiade Fisika yang diselenggarakan di Jakarta.

Sayangnya, sang ibu tidak mengizinkan putranya untuk mengikuti Olimpiade tersebut. Hal ini dikarenakan sang ibu tidak ingin George Saa meninggalkan Papua.

Namun kegigihan dan kesungguhan hatinya lebih besar hingga ia nekat untuk kabur ke Jakarta. Kemudian memenangkan olimpiade tersebut.

Beruntungnya George mendapat tawaran pendidikan di berbagai Universitas di dunia. Ia bebas memilih universitas apa saja tanpa mengeluarkan biaya sedikit pun.

Pilihannya jatuh ke Florida Institute Of Technology dengan jurusan Aeroscape Engineering.

Related posts