Pilu! Guru Honorer yang Menangis Lantaran 11 Bulan Tidak Diberi Gaji

  • Whatsapp
palingseru.com

Berbicara mengenai gaji, tentunya semua orang menginginkan gaji sesuai dengan standar. Begitupun dengan para guru honorer yang ingin mendapatkan gaji yang layak.

Seperti yang diketahui bahwa guru honorer seringkali melakukan protes terhadap pemerintah. Protes tersebut merupakan wujud unjuk rasa yang disampaikan oleh para guru honorer terkait dengan gaji. Seperti salah seorang guru honorer yang menangis lantaran gajinya tidak dibayarkan.

Read More

palingseru.com

Sempat Menangis Lantaran Gaji Selama 11 Bulan Tidak Dibayarkan

Kejadian ini menimpa salah seorang guru honorer yang berada di Nusa Tenggara Timur atau NTT. Tepatnya di daerah Kabupaten Ende Flore.

Guru honorer ini memiliki kisah memilukan yang membuat semua orang terharu. Guru honorer yang bernama Sumiyati ini menangis di hadapan para anggota DPR dan mengadu mengenai nasibnya.

Ia menangis lantaran tidak digaji selama kurang lebih 11 bulan. Sumiyati mengadukan hal ini pada DPR setempat sambil menjerit bahwa ia kerja tapi tidak diberikan upah.

Kekecewaan Sumiyati Terhadap Pemerintah

Sumiyati juga mengungkapkan rasa kecewanya terhadap pemerintah daerah NTT yang telah mencoret namanya dari penerima Bosda. Ia mengatakan bahwa GTT (Guru Tidak Tetap) seperti dia dan rekan-rekannya berhak mendapatkan Bosda.

Selama 11 bulan ia tidak mendapat upah sepeserpun dari pemerintah ataupun Bosda. Kemudian Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ende juga sempat menjelaskan mengapa nama Sumiyati dicoret dari daftar.

Terkait hal ini, Sekda kabupaten Ende akan mempertimbangkan nama-nama GTT sekaligus pencairan Bosda untuk tahun 2019.

Related posts