KUNCI JAWABAN Kelas 5 TEMA 6 Halaman 167 168 169 170 171 172 173 174 175 Buku Tematik Siswa SD Pembelajaran 4 Permasalahan Sosial di Lingkungan sekitar

KUNCI JAWABAN Kelas 5 TEMA 6 Halaman 167 168 169 170 171 172 173 174 175 Buku Tematik Siswa SD Pembelajaran 4 Permasalahan Sosial di Lingkungan sekitar
KUNCI JAWABAN Kelas 5 TEMA 6 Halaman 167 168 169 170 171 172 173 174 175 Buku Tematik Siswa SD Pembelajaran 4 Permasalahan Sosial di Lingkungan sekitar
Setiap warga negara, mempunyai tanggung jawab yang harus dilaksanakan sesuai perannya di dalam masyarakat.
Salah satu bentuk tanggung jawabnya adalah melaksanakan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara.
Nilai-nilai dalam Pancasila, menjamin terjadinya masyarakat yang saling menghargai demi kepentingan bersama.

Apa saja akibat yang akan terjadi bila anggota masyarakat tidak melaksanakan tanggung jawabnya? Salah satu akibatnya adalah terjadinya masalah sosial. Berikut ini adalah jenis-jenis permasalahan sosial yang terjadi di lingkungan masyarakat.

a. Sampah

Read More

Salah satu kebiasaan tak terpuji adalah membuang sampah sembarangan. Misalnya, siswa membuang bungkus permen dan makanan di ruang kelas, di halaman sekolah atau di selokan dekat sekolah. Warga masyarakat membuang sampah dapur di parit, di saluran air atau di sungai.

Sampah pasar, sampah toko, dan sampah kantor, banyak berserakan sampai ke jalan raya, karena tak tertampung di bak sampah.

Hal ini terjadi, karena banyak orang tidak bertanggung jawab menjaga lingkungan mereka dengan membuang sampah sembarangan.

Sampah yang bertebaran di sekolah mengurangi keindahan sekolah karena tidak sedap dipandang dan mengganggu kegiatan belajar mengajar.

Hal ini mengurangi kenyamanan para siswa yang belajar di sekolah.

Sampah yang berserakan di jalan raya, mengakibatkan jalan tampak sempit.

Jalan menjadi kotor dan licin.

Arus lalu lintas kendaraan menjadi tidak lancar, dan membahayakan para pengguna jalan.

Hal ini memengaruhi kenyamanan dan keamanan para pengguna jalan tersebut.

b. Kali atau Sungai yang Kotor

Kali atau sungai kadang-kadang dijadikan tempat pembuangan sampah bagi warga masyarakat.

Pabrik-pabrik atau industri-industri, juga banyak yang membuang limbah ke kali tanpa diolah terlebih dulu.

Sementara itu, ada juga orang-orang yang mendirikan bangunan di bantaran kali.

Semua ini membuat kali menjadi kotor dan daya tampungnya berkurang.

Akibatnya, pada musim penghujan air kali meluap.

Menggenangi daerah sekitar, sawah-sawah dan permukiman penduduk.

Menurunnya kualitas lingkungan sekitar dan banjir yang diakibatkannya membuat masyarakat merasa tidak nyaman.

c. Bangunan Liar

Bangunan liar sering kita jumpai berada di atas saluran air, di trotoar, di taman-taman kota dan di kolong-kolong jalan layang.

Pada umumnya bangunan liar berupa bangunan sementara yang didirikan di tempat yang tidak seharusnya.

Hal ini akan menyebabkan masalah kesehatan dan kebersihan lingkungan yang menimbukan ketidaknyamanan masyarakat pada umumnya.

d. Kemacetan Lalu Lintas

Kemacetan lalu lintas sering terjadi pada saat jam berangkat sekolah atau jam berangkat kerja.

Salah satu penyebab kemacetan lalu lintas antara lain banyak pengguna jalan yang tidak melakukan kewajibannya untuk menaati aturan lalu lintas.

Hal tersebut dapat menimbulkan ketidakamanan dan ketidaknyamanan para pengguna jalan dan masyarakat sekitarnya.

Kunci Jawaban Tema 6 Kelas 5 Halaman 169

Temukanlah pokok pikiran dalam setiap paragraf dengan melakukan kegiatan berikut ini.

1. Siapkan sejumlah kartu pokok pikiran seperti contoh di bawah ini sesuai dengan jumlah paragraf pada bacaan di atas.

2. Bacalah kembali bacaan tersebut dan temukan pokok pikiran di setiap paragrafnya.

3. Tuliskanlah pokok pikiran tersebut pada lembar kertas kecil yang telah kamu siapkan.

4. Diskusikanlah pokok pikiranmu dengan teman-teman di dalam kelompokmu. Berikan komentar dan saran yang membangun untuk setiap pokok pikiran yang dibuat temanmu.

5. Kelompokkan pokok pikiran yang sama pada setiap paragraf.

6. Ambillah sebuah karton, lalu tuliskan di bagian paling atas judul bacaan.

7. Buatlah garis-garis penghubung sesuai jumlah paragraf yang ada.

8. Tempelkan semua pokok pikiran yang dibuat teman sekelompokmu sesuai paragrafnya.

9. Buatlah sebuah paragraf untuk membuat kesimpulan terhadap bacaan tersebut.

10. Presentasikanlah hasil analisis bacaanmu di depan kelas

Jawaban:

Kunci Jawaban Tema 6 Kelas 5 Halaman 171 – 172

Permasalahan Sosial di Lingkungan sekitar

Ayo perhatikan sekelilingmu. Bersama dengan teman kelompokmu yang tinggal di daerah yang berdekatan, lakukan pengamatan terhadap kehidupan masyarakat di sekitarmu.

Carilah informasi dari Ketua RT, atau orang tuamu tentang permasalahan sosial apa saja yang terjadi di sekitarmu. Identifikasikan penyebab masalah sosial tersebut dihubungkan dengan pelaksanaan hak dan kewajiban anggota masyarakat.

Sebutkan juga, usaha apa saja yang telah dilakukan untuk mengatasinya.

Tuliskan informasi dan hasil identifikasi yang kamu lakukan di tabel berikut ini.

Tema 6 kelas 5 halaman 175

Masalah Sosial di Lingkungan Tempat Tinggal

Kunci Jawaban Tema 6 kelas 5 halaman 175

Kesimpulan :

Jawaban: Masalah sosial mengakibatkan pencemaran lingkungan berdampak pada kesehatan, lingkungan, dan sosial-ekonomi. Masalah sosial dapat diatasi jika semua warga melaksanakan kewajiban dan haknya dngan benar.

Lakukanlah hal yang sama dengan mengidentifikasi permasalahan yang sering terjadi di sekolahmu. Kamu tahu bahwa sebagai pelajar memiliki hak dan kewajiban. Demikian juga dengan anggota komunitas sekolahmu, seperti para guru dan pegawai lainnya.

Masalah Sosial di Lingkungan Sekolah

Tema 6 kelas 5 halaman 174a

Tema 6 kelas 5 halaman 174a

Kesimpulan :

Masalah sosial di lingkungan sekolah mengakibatkan suasana belajar menjadi kurang nyaman. Masalah tersebut dapat diatasi/dikurangi dengan pemahaman yang baik tentang kewajiban dan hak masing-maing.

Lingkungan sosial budaya adalah segala kondisi, baik berupa materi (benda) maupun nonmateri yang dihasilkan oleh manusia melalui aktivitas dan kreativitasnya. Lingkungan budaya dapat berupa bangunan dan peralatan, dan juga dapat berupa tata nilai, norma, adat istiadat, kesenian, sistem politik, dan sebagainya.

Kualitas lingkungan sosial budaya diartikan baik jika lingkungan tersebut dapat memberikan rasa aman, sejahtera bagi semua anggota masyarakatnya dalam menjalankan dan mengembangkan sistem budayanya. Berikut ini tekks yang menunjukan interaksi manusia dengan lingkungan dan pengaruhnya terhadap pembangunan sosial, budaya, dan ekonomi.

Usaha Bolu Meranti Medan

Ada yang bilang, kalau pulang dari Medan tanpa membawa Bolu Meranti, berarti ia tidak benar-benar pergi ke Medan. Ya, siapa yang tidak tahu Bolu Meranti? Tetapi ternyata, bolu ini menjadi oleh-oleh khas Medan mulai tahun 2000-an. Sebelum itu, orang tidak tahu apa-apa tentang oleh-oleh tersebut.

Bolu Meranti adalah makanan berupa bolu gulung berbahan dasar telur dan tepung yang diisi berbagai macam isian. Untuk membuat bolu ini, diperlukan oven untuk memanggang adonan yang telah dibuat sebelumnya. Saat ini ada berbagai isian untuk bolu ini. Ada isian keju, cokelat, moka, stroberi, dan kacang. Nama Meranti berasal dari nama jalan di mana bolu ini pertama kali dijual untuk umum. Bolu ini memiliki rasa yang khas, lembut, dan cukup tahan lama meskipun tidak menggunakan bahan pengawet. Siapakah orang di belakang bolu terkenal ini?

Seorang ibu bernama Ai Ling suatu hari menitipkan bolu buatannya di toko milik salah satu kerabatnya yang berlokasi di Jalan Meranti. Ai Ling yang sedari muda dikenal suka memasak dan membuat kue ini, lama-kelamaan kewalahan dengan pesanan bolu yang dibuatnya. Hingga suatu saat ia membuka gerai sendiri di tempat yang lain. Namun, ia tetap menggunakan nama Meranti sebagai nama bolunya untuk menjaga agar pelanggannya ingat akan bolu buatannya.

Ai Ling tidak menyangka usahanya ini dapat membuat Kota Medan semakin terkenal. Banyak orang telah mendapatkan manfaat dari usahanya membuat bolu. Bahkan ia pun membuka gerai di Bandar Udara Internasional Kualanamu untuk memudahkan pelanggan mendapatkannya sebagai oleh-oleh khas Kota Medan.

Kunci Jawaban Tema 6 Kelas 5 Halaman 174 – 175

Berdasarkan bacaan di atas, jawablah beberapa pertanyaan berikut ini.

1. Bagaimana kue Bolu Meranti menjadi oleh-oleh khas Kota Medan?

Jawaban: Bolu ini memiliki rasa yang khas, lembut, dan cukup tahan lama meskipun tidak menggunakan bahan pengawet.

2. Usaha apa saja yang dilakukan pemiliknya sehingga membuat bolu ini terkenal?

Jawaban: Ai Ling membuka gerai sendiri di tempat yang lain. Bahkan ia pun membuka gerai di Banda Udara Internasional Kualanamu untuk memudahkan pelanggan mendapatkannya sebagai oleh-oleh khas Kota Medan.

3. Bagaimana pengaruh keberadaan Bolu Meranti terhadap pembangunan ekonomi masyarakat Kota Medan?

Jawaban: Usaha bolu Meranti membuka lapangan pekerjaan bagi orang-orang Medan.

4. Bagaimana pengaruh keberadaan Bolu Meranti terhadap pembangunan sosial budaya masyarakatnya?

Jawaban: Bolu Meranti menjadi ciri khas Kota Medan.

5. Apakah di daerahmu juga punya sesuatu yang biasa dijadikan oleholeh khas daerahmu?

Jawaban: Gethuk Goreng Sokaraja

Ayo Mengamati

Bagaimana dengan kegiatan masyarakat di daerah tempat tinggalmu? Lakukanlah kegiatan berikut ini di dalam kelompok.

1. Carilah informasi tentang oleh-oleh khas daerahmu yang terkenal sampai wilayah lain. Oleh-oleh itu dapat berupa makanan, atau kerajinan tangan khas daerah sepeti kain, patung, atau kerajinan lainnya.

2. Catatlah informasi tersebut.

3. Tuliskanlah kesimpulanmu dari kegiatan ini.

Nama oleh-oleh khas: Gethuk Goreng Sokaraja

Keunikan atau kekhasan:

1. Gethuk Goreng yang bercita rasa manis ini mempunyai aneka rasa atau aroma seperti : rasa gula merah, cokelat, durian dan lain-lain.

2. Gethuk Goreng ini dikemas apik dalam besek sehingga sangat cocok untuk oleh-oleh karena dapat disimpan atau bertahan hingga sepuluh hari.

Manfaatnya terhadap kehidupan masyarakat sekitar

1. Usaha Gethuk Gorng Sokaraja membuka lapangan pekerjaan bagi orang-orang Sokaraja dan sekitarnya,

3. Usaha Gethuk Goreng mampu menambah penghasilan warga Sokaraja.

4. Gethuk Goreng menjadi makanan khas dari Kabupaten Banyumas.

Artikel ini telah tayang di tribunpontianak.co.id dengan judul KUNCI JAWABAN Tema 6 Kelas 5 Halaman 167 168 169 170 171 172 173 174 175 Pembelajaran 4 Subtema 3, https://pontianak.tribunnews.com/2021/01/28/kunci-jawaban-tema-6-kelas-5-halaman-167-168-169-170-171-172-173-174-175-pembelajaran-4-subtema-3?page=all.

Editor: Syahroni

Related posts