Potret Menyayat Hati, Ayah Ini Mengumpulkan Koin Untuk Bayinya yang Terserang Atresia Bilier

0
344

Hati Ayah manapun pasti tak kuasa melihat sang buah hatinya menderita kesakitan. Termasuk ayah yang diketahui bernama Jeric Trestre. Belum lama ini beredar foto yang memperlihatkan Jeric Trestre tengah menghitung koin untuk operasi putrinya yang bernama Esang. Foto ini sempat viral di Facebook.

Diketahui, ayah ini ternyata memerlukan 2 juta peso atau senilai Rp 550 juta untuk operasi bayinya yang baru berusia 11 bulan. Dengan teliti, ayah ini menghitung setiap koin yang dikumpulkannya. Ia berharap dapat menghasilkan jumlah yang diperlukan.

Sejak pertama kali diunggah di Facebook, foto yang viral ini juga mendapatkan hampir 10.000 komentar dengan lebih dari 35.000 like dan 70.000 share lebih. Disebutkan bahwa sang anak menderita penyakit Atresia bilier.

Sekilas tentang atresia bilier ialah kondisi penyakit yang dialami anak, dimana transplantasi hati menjadi satu-satunya cara untuk bisa menyembuhkan. Penyakit ini mengakibatkan saluran tersebut membengkak dan akhirnya tersumbat. Hal tersebut membuat hati menjadi susah dalam membuang racun yang ada di tubuh.

Untuk operasi Esang, biaya yang dibutuhkan sebesar 1.6 juta peso atau senilai Rp 440 juta. Biaya operasi ini dibutukan di Rumah Sakit Apollo di New Delhi, India. Diketahui, orang yang mengunggah foto Jeric di Facebook adalah Jenny. Ia mengaku tersentuh saat melihat Jeric menghitung koin-koin itu.

Meski sudah berusaha, sayangnya Jeric dan istrinya Zai baru bisa mengumpulkan 200 ribu peso atau senilai Rp 55 juta. Diketahui Zai bekerja sebagai pekerja pabrik yang mana upah pekerjanya di bawah upah minimum. Selain itu, uang tersebut juga didapat dari sumbangan orang-orang yang peduli dengan keluarganya.

Di lain sisi, Jeric harus berhenti bekerja dikarenakan mengurus anaknya yang sakit. Tak hanya biaya operasi sebesar 1.6 juta peso, Jeric juga memerlukan ratusan ribu peso untuk bayi agar dibawa ke India. Biaya operasinya memang jauh lebih murah dengan tingkat kelangsungan hidup yang lebih tinggi.

Di Taiwan, biaya operasionalnya mencapai 4 juta peso atau senilai Rp 1 milyar. Sedangkan di negaranya, Filipina, membutuhkan 4.5 juta peso atau sekitar Rp 1,1 milyar. Hal inilah yang membuat Jeric ingin membawa anaknya ke India. Dengan biaya operasi yang lebih bersahabat, peluang hidupnya juga tinggi.

Dokter pernah mengatakan bahwa Esang sudah harus segera dioperasi. Hal ini membuat Jeric menjadi sangat ingin mengumpulkan uang untuk operasi tersebut. Dikatakan juga bahwa anak-anak yang menderita penyakit ini biasanya tak sampai usia dua tahun karena penyakit ini adalah kasus yang sangat mendesak.

Jeric mengatakan bahwa keluarga ada di rumah sakit saat itu. Ia berpikir bahwa mengumpulkan setiap koin diharapkan bisa membuat perubahan besar. Untuk membantu biaya operasi Esang, ada situs penggalangan dana gogetfunding.com. Situs ini berhasil mengumpulkan uang sebesar 1.000 dolar atau jika dirupiahkan maka akan senilai Rp 14 juta.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here