Begini Klarifikasi RS Pancaran Kasih Atas Video Anak Mengaku Disogok Petugas Rumah Sakit

  • Whatsapp
{"uid":"B5181510-0BD6-4C1E-B8D2-BA2A08805062_1591020360093","source":"other","origin":"unknown","source_sid":"B5181510-0BD6-4C1E-B8D2-BA2A08805062_1591020360020"}
BANTU LIKE DAN SHARE YA? SEMOGA BERMANFAAT

TOPIKTREND.COM, Belum dikatakan clear sebuah kasus jika tidak ada pengakuan dari kedua belah pihak, begitupula dengan kasus Rumah Sakit sogok anak almarhum PDP Covid-19, dimana pengakuan anak dalam video yang tersebar bahwa pihak rumah sakit memberikan uang kepada anak almarhum agar mau ayahnya dikubur secara covid-19.

Benar tidaknya pengakuan tersebut tergantung klarifikasi dari pihak rumah sakit, entah siapa yang benar dari kedua belah pihak ya tergantung sih, seberapa kuat keluarga PDP mempertahankan pernyataannya sekaligus bukti-bukti.

Read More

Sebagaimana dilansir manadopost.jawapos.com, Media sosial khususnya Facebook pada Selasa (6/1) sore viral dengan video massa yang melakukan perusakan fasilitas RS Pancaran Kasih Manado.

Dari informasi yang dikumpulkan, massa ini memprotes tindakan protokol pemakaman Covid-19 yang akan diberlakukan pada jenazah pasien. Bahkan dengan berteriak-teriak, massa menerobos masuk ke RS dan mengambil jenazah yang sudah dibungkus dengan kafan. Masih dengan teriakan, massa memboyong jenazah masuk ke mobil ambulans.

Dalam video lain yang juga viral, anak pasien menerangkan bahwa pada saat selesai memandikan jenazah ayahnya, pihak RS dalam hal ini dokter yang menangani memberikan uang kepadanya agar jenazah tidak lagi dibawa ke rumah dan langsung dibawa ke lokasi pemakaman.

Terkait hal itu, Anggota DPRD Manado yang membidangi kesehatan dr Suyanto Yusuf menuturkan, info tersebut tidak benar. Yusuf menuturkan, Senin malam sekira pukul 21.30, dirinya sudah ditelepon langsung direktur RS Pancaran Kasih.

“Info itu tidak benar. Yang benar adalah pemberian uang rasa kemanusiaan dan kepedulian pihak RS kepada petugas keimaman berjumlah 500 ribu rupiah untuk pembelian baju hazmat dan APD lengkap,  honor pak imam dan petugas keimaman yang memandikan dan mengkafani jenazah. Untuk mencegah penularan. Untuk masalah protap dan SOP sudah sesuai,” beber Yusuf.

Diketahui, jenazah tersebut merupakan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) warga Kecamatan Singkil, yang meninggal dunia di Ruang ICU Isolasi RSU Pancaran Kasih GMIM Manado, Senin (1/6) sekira pukul 13.30 Wita. Pasien yang masuk rumah sakit (RS) sejak 26 Mei lalu itu, diketahui masuk kategori PDP lantaran didiagnosa mengalami Pneumonia dan kehilangan kesadaran.

Dari informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan, pukul 15.00 pihak keluarga masih tidak setuju jenazah dilakukan penanganan dengan protokol Covid-19.

Pukul 17.40 Wita, massa mendapat isu jika pihak keluarga akan mendapatkan uang sebesar Rp 15.000.000 dari pihak RSU Pancaran Kasih. Kemudian massa semakin tidak terkendali dan langsung mencari jenazah untuk dibawa ke rumah duka.

Pukul 17.50 wita pihak keluarga bersama masyarakat berhasil membawa jenazah dan langsung menuju rumah duka di Kelurahan Ternate Baru Lingkungan I Kecamatan Singkil Kota Manado untuk dilakukan pemandian dan sholat jenazah serta persiapan pemakaman.

Berdasarkan keterangan Khairul Lasarika, selaku anak dari jenazah pasien menerangkan, pada saat selesai memandikan jenazah ayahnya, dokter yang menangani, memberikan uang kepadanya. “Agar jenazah tidak lagi dibawa ke rumah dan langsung dibawa ke lokasi pemakaman dan dimakamkan sesuai prosedur Covid-19,” katanya. Keterangan ini dikatakan di hadapan massa yang ikut menjemput jenazah. Kemudian timbul reaksi dari massa sehingga pihak keluarga beserta massa sekira 200 orang menerobos ruang jenazah. Pukul 18.00 Wita Kapolresta Manado AKBP Elvianus Laoli SIK tiba di RSU Pancaran Kasih.

Kabarnya pihak RSU Pancaran Kasih tidak menyatakan pernyataan memberikan uang tersebut dan yang menyebarkan isu tersebut dari pihak keluarga.(tan/gel)

SIMAK PENJELASAN DIREKTUR RUMAH SAKIT PANCARAN KASIH:

VIDEO KLARIFIKASI DARI DIREKTUR RSU GMIM PANCARAN KASIH dr. FRANKY V.T KAMBEY, M.Kes TENTANG VIDEO SOGOK RUMAH SAKIT YANG VIRAL

BIAR INFO SEIMBANG DAN ADIL INI DIA VIDEO KLARIFIKASI DARI DIREKTUR RSU GMIM PANCARAN KASIH:

Copas:
Klarifikasi Direktur Rsu Gmim Pancaran Kasih dr. Franky V.T Kambey, M.Kes tentang kejadian yg tadi Viral d media social (Tulis Andre Li di caption videonya)

Dikirim oleh Topiktrend pada Senin, 01 Juni 2020

 

Gimana menurut sahabat mimin? siapa yang benar? kita tunggu perkembangannya ya?

Related posts