Gegara Kembalian Rp.200 Dikasi Rating 1, Curhatan Ini Ojol Mengejutkan

  • Whatsapp

CARI KUNCI JAWABAN

TOPIKTREND.COM, Sebagai manusia biasa kita tak luput dari kesalahan dan kesalah fahaman, maka dari itu memaafkan adalah sangatlah penting.

Pentingnya rasa kemanusiaan harus kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari karena kadang dengan keegoan kita bisa berakibat fatal bagi orang lain.

Read More

Sebagaimana yang terjadi dengan ojol satu ini, hanya karena perbuatan konsumen yang tidak memikirkan dampak buruk yang terjadi membuat sang ojol harus gigit jari.

Sebagaimana curahan hati ojol yang dilansir infomenia.net berikut:

Jagat maya digegerkan oleh curahan hati seorang pengemudi ojol atau ojek online yang diganjar penilaian bintang 1 oleh pengguna jasanya hanya gara-gara kembalian kurang Rp 200.

Curhat yang berujung viral tersebut dilontarkan pengemudi ojek online melalui akun jejaring sosial Instagram @maul*********karr pada Rabu (3/6/2020).

Mulanya, si pengemudi ojol mendapatkan pesanan berbelanja dari konsumen berinisial D. Si pengemudi ojol pun berbelanja sesuai dengan pesanan dengan total Rp 124.800.

“Saya mulai mengantar orderan tersebut, setelah sampai di tujuan, orang tersebut mengeluarkan uang sebesar Rp 200.000 dan saya mengembalikan uang sebesar Rp 75.000,” tulis @maul*********karr seperti dikutip Suara.com, Kamis (4/6/2020).

Kemudian, si pengemudi ojol menjelaskan ke konsumen, dia tidak memiliki Rp 200. Sebab ketika berbelanja, katanya, dia memberikan uang parkir sebesar Rp 2.000. Si pengemudi mengira konsumen paham. Alhasil, si pengemudi menyelesaikan pesanannya.

“Setelah keesokan harinya dimulai dari tanggal 1 hingga sekarang, saya tidak pernah mendapatkan orderan sama sekali. Pas saya cek komentar customer, ternyata ada komentar seperti itu,” tulis @maul*********karr.

Diunggah oleh akun @maul*********karr, terlihat hasil penilaian dan ulasan dari konsumen D. Tertulis pada 30 Mei 2020, konsumen menuliskan: “Pesanan sudah diantar sesuai aplikasi, tapi uang kembaliannya kurang 200 rupiah.” Si ojol dikasih 1 dari 5 bintang.

Akhirnya, si pengemudi ojol dan sesama rekan ojol pun menggalang aksi dengan mendatangi orang tersebut. Lalu, mereka mengeluarkan masing-masing Rp 200 kemudian diberikan untuk si konsumen.

“Ya Allah saya sempet gondok dan berbagi cerita ke sesama teman-teman ojol akhirnya kita sepakat untuk mendatangi orang tersebut dan berpartisipasi mengeluarkan uang 200 rupiah untuk dikasihkan kepada orang yang sudah comment dan mengasih bintang satu kepada akun saya,” tulis akun @maul*********karr.

Aksi itu, menurut si pengemudi ojol, agar konsumen mengerti bahwa yang dilakukannya adalah tindakan salah. Sadar atau tidak sadar, kata pengemudi ojol, konsumen memutuskan rezeki seseorang, terlebih dalam masa pandemi seperti ini.

“Saya dan teman-teman saya lakukan untuk dia berpikir gimana kalau yang Anda comment seperti itu orang yang sudah punya istri dan anak tempat tinggal ngontrak dan pekerjaan hanya ojol, apa tidak sengsara. Di mana yang lain berlomba untuk membantu para ojol berbagi, dia malah memutuskan rezeki orang,” tulis akun @maul*********karr

Si pengemudi ojol menceritakan, konsumen yang didatangi awalnya sempat ngotot. Si konsumen berpikir dirinya merasa benar. Setelah dijelaskan oleh para pengemudi ojol, si konsumen pun memahami dan meminta maaf.

“Orang tersebut meminta maaf khususnya kepada saya, dan saya juga mengingatkan kepada orang tersebut untuk tidak mengulangi perbuatannya karena kita tidak tahu nasib seseorang dan keadaan orang tersebut,” tulis akun @maul*********karr.(suara.com)

Gimana menurut sahabat mimin semua, pantaskah seorang ojol yang mengais rezeki dijalanan diperlakukan seperti ini, tak perduli teriknya panas matagari dan dinginnya hujan.

Jangan sampai kita seperti itu ya gais? ๐Ÿ™‚

Related posts