Tragedi Belasan Kapal Tenggelam 7 Hari Operasi Tim SAR Gabungan Cari Puluhan Korban

  • Whatsapp

TOPIKTREND.COM, Tragedi Belasan Kapal Tenggelam 7 Hari Operasi Tim SAR Gabungan Cari Puluhan Korban – Operasi SAR pencarian puluhan korban dari tragedi belasan Kapal tenggelam di Wilayah Perairan Kalimantan Barat pada pekan lalu sudah memasuki hari ketujuh dan akan dilanjutkan hingga 3 hari kedepan, Selasa 20 Juli 2021.

Kapala Kantor Pencarian dan Pertolongan Pontianak Yopi Haryadi menyampaikan, hingga hari ketujuh operasi SAR, tim telah melakukan penyisiran seluas 2.600 Kilometer persegi.

Read More

Ia mengungkapkan, dari hasil evaluasi semakin hari korban – korban yang tenggelam semakin menjauh dari titik awal lokasi tenggelam.

Oleh sebab itu pihaknya telah berkoordinasi dengan Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang, Kepulauan Riau.

Dengan diperkirakannya semakin jauhnya posisi korban akibat pengaruh alam seperti arus laut , gelombang serta angin, operasi SAR akan mengutamakan mengerahkan armada yang memiliki daya jelajah yang jauh.

“Untuk Kapal – kapal kecil untuk sementara akan kami standby kan dan menunggu informasi lebih lanjut untuk memberi dukungan,”ujarnya.

Kadis OPS Lanud Supadio Kolonel (PNB) Agung Indrajaya menyampaikan, saat ini ada 4 Pesawat yang dilibatkan dalam operasi SAR.

Pertama jenis Helikopter Puma, Pesawat Jenis CN, lalu Pesawat Jenis Casa, dan helikopter jenis Bell.

“Dalam tiga hari ini kita akan melakukan observasi sesuai dengan kebutuhan yang diminta oleh Basarnas, dan memang area pencarian itu semakin melebar baik ke Utara maupun ke barat,”ujarnya.

Ia berharap, perpanjangan operasi SAR selama 3 hari ini dapat membuahkan hasil positif, dimana para korban dapat diketemukan dengan selamat.

Hingga hari ini, korban selamat berjumlah 83 orang, 33 masih dalam pencarian dan 22 ditemukan dalam Kondisi meninggal Dunia. (*)

Artikel ini telah tayang di TribunPontianak.co.id dengan judul 7 Hari Operasi, Tim SAR Gabungan Cari Puluhan Korban Tragedi Kapal Tenggelam, https://pontianak.tribunnews.com/2021/07/20/7-hari-operasi-tim-sar-gabungan-cari-puluhan-korban-tragedi-kapal-tenggelam.
Penulis: Ferryanto | Editor: Try Juliansyah

SAMBAS – Bupati SambasSatono merasa sangat prihatin dengan nasib para nelayan yang kapalnya karam di tengah laut saat cuaca ekstrem melanda Kabupaten Sambas dan Kalimantan Barat beberapa waktu lalu.

Untuk itu dia mengimbau kepada seluruh nelayan di Kabupaten Sambas untuk sementara waktu melaut. Dan jikapun melaut kata dia, dirinya meminta agar melihat kondisi cuaca, karena saat ini kondisi cuaca ekstrem dan berubah dengan cepat.

“Masyarakat yang berprofesi sebagai nelayan untuk sementara ini bertahan dulu, jangan melaut, karena akhir-akhir ini cuaca ekstrem. Berita dimana-mana banyak kapal karam. Bahkan banyak korban meninggal dunia,” ujarnya, Selasa 20 Juli 2021.

Satono mengatakan, profesi nelayan sangat bermanfaat bagi masyarakat luas. Karena setiap hari, kebutuhan ikan di pasar-pasar bergantung kepada nelayan yang ada di lautan. Namun di sisi lain kata dia, susah senang nelayan di tengah laut lepas tidak ada yang tahu.

Karenanya faktor keselamatan mesti sangat diperhatikan. Kata dia, para nelayan selain ditunggu di pasar ikan, Satono menyebut, para nelayan juga ditunggu keluarga di rumah.

Untuk itu, Satono mengingatkan agar setiap nelayan yang melaut harus pulang dengan selamat agar bisa berkumpul dengan keluarga. Untuk itulah, dia menahan para nelayan di Sambas menangkap ikan selama cuaca ekstrem belakang ini.

“Agar tidak terjadi hal-hal yang tidak di inginkan. Saya mengimbau, sementara tunda dulu melaut, demi keamanan dan keselamatan diri bersama,” tutupnya. (*)

Artikel ini telah tayang di TribunPontianak.co.id dengan judul Belasan Kapal Tenggelam di Perairan Kalbar, Bupati Sambas Sampaikan Rasa Prihatin Mendalam, https://pontianak.tribunnews.com/2021/07/20/belasan-kapal-tenggelam-di-perairan-kalbar-bupati-sambas-sampaikan-rasa-prihatin-mendalam.
Penulis: M Wawan Gunawan | Editor: Hamdan Darsani

  • Whatsapp

Related posts